Studi komparatif antara Imam Nawawi asy-Syafi'i dan Imam Ibnu Abidin al-Hanafi tentang tuma'ninah di dalam salat

Aldhouri, Muhammad Gibran (2026) Studi komparatif antara Imam Nawawi asy-Syafi'i dan Imam Ibnu Abidin al-Hanafi tentang tuma'ninah di dalam salat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text (PLAGIARISME)
3_plagiarisem.pdf

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (372kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (546kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (538kB)
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)

Abstract

Berdasarkan fenomena dan latar belakang masalah, masih banyak masyarakat yang melaksanakan salat dengan terburu-buru, tanpa ada jeda atau ketenangan dalam setiap gerakannya. Dari kondisi saat ini, bisa dilihat bahwa Tuma’ninah sering kali belum diperhatikan dengan baik. Padahal, bagian Tuma’ninah ini termasuk hal yang penting dalam salat karena berkaitan dengan ketenangan anggota tubuh. Dari sini kemudian muncul perbedaan pemahaman di kalangan umat Islam tentang hukum Tuma’ninah, apakah termasuk rukun yang menentukan sahnya salat atau hanya sebagai pelengkap saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Imam Nawawi asy-Syafi'i mengenai kedudukan hukum Tuma’ninah dalam salat berdasarkan kitab Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab. Selain itu, studi ini ditujukan untuk mengetahui pandangan Imam Ibnu Abidin al-Hanafi mengenai kedudukan hukum Tuma’ninah dalam salat berdasarkan kitab Radd al-Muhtar 'ala ad-Durr al-Mukhtar. Tujuan akhir penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pandangan antara Imam Nawawi dan Imam Ibnu Abidin dalam memahami hukum Tuma’ninah di dalam salat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan fiqh muqaran melalui studi kepustakaan (library research). Sumber utama yang digunakan adalah kitab Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab karya Imam Nawawi as-Syafi’i dan Radd al-Muhtar ‘ala ad-Durr al-Mukhtar karya Imam Ibnu Abidin al-Hanafi. Data yang ada kemudian dijelaskan dan dibandingkan untuk melihat perbedaan pendapat dari kedua tokoh tersebut. Penelitian ini bertumpu pada teori ibadah, teori amr dalam ushul fiqh, dan teori fiqh muqaran sebagai kerangka analisis. Kerangka berpikirnya dimulai dari penelusuran konsep dan dalil tumaninah, kemudian mengkaji penetapan hukumnya menurut Imam Nawawi dan Imam Ibnu Abidin, untuk selanjutnya dianalisis perbedaan metode istinbath yang melandasi masing-masing pandangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut Imam Nawawi, tuma’ninah merupakan rukun salat yang wajib dipenuhi, sehingga bila ditinggalkan salat menjadi tidak sah, karena dalilnya dipahami secara tegas dan sesuai kaidah al-amr lil wujub. Adapun menurut Imam Ibnu Abidin, tuma’ninah tidak termasuk rukun, melainkan berada pada tingkat wajib atau sunnah muakkadah, sehingga jika ditinggalkan salat tetap sah tetapi kurang sempurna, karena dalil yang digunakan dipahami tidak sepenuhnya pasti atau bersifat zhanni menurut madzhab Hanafi. Perbedaan tersebut terjadi karena perbedaan dalam memahami dalil dan metode istinbath hukum yang digunakan masing-masing mazhab. Dengan demikian, perbedaan ini bukan bentuk pertentangan, melainkan perbedaan metode dalam menetapkan hukum. Penelitian ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang lebih sederhana serta menumbuhkan sikap saling menghargai terhadap perbedaan pendapat dalam fiqh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: tidak ada lampiran
Uncontrolled Keywords: Tuma’ninah; Salat; Fiqh Muqaran; Imam Nawawi; Ibnu Abidin;
Subjects: Islam
Islam > Islamic Worship
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Ibadah
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Aspek Ibadah Lainnya
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum
Depositing User: Muhammad Gibran Al Dhouri
Date Deposited: 19 Jun 2026 08:22
Last Modified: 19 Jun 2026 08:22
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132840

Actions (login required)

View Item View Item