Etnobotani tanaman obat di Desa Sancang Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut

Farel, Andriansyah Sebastian (2026) Etnobotani tanaman obat di Desa Sancang Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_sk bebas plagiarism.pdf

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftar isi.pdf

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (617kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (334kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (954kB)
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (427kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Etnobotani bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat desa sancang sangat kental sebagai kampung adat karena masih memegang teguh tradisi budaya lokal, sistem sosial yang diwariskan secara turuntemurun kekayaan alam yang unik dan khas. Etnobotani sebagai studi tentang hubungan antar manusia dan tumbuhan, menjadi landasan memahami kearifan lokal dan pemanfaatan tumbuhan untuk pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat desa sancang, dan mendeskripsikan bagian tanaman yang digunakan serta manfaatnya berdasarkan data lapangan. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2023- Januari 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan observasi menggali informasi kultur masyaratakat mengenai pemanfaatan tanaman obat kepada kuncen dan masyarakat desa sancang, analisis data yang digunakan yaitu survei wawancara semiterstruktur, dan pengisian kuisioner kemudian responden ditentukan menggunakan metode Purposive sampling, dipilih berdasarakan pertimbangan atas pengetahuan dan pengalaman, dari penelitian ini ada 10 tanaman obat, yaitu cengkeh, kapulaga, binahong, babadotan, kaboa, bawang merah, bawang putih, kunyit, babadotan, jarak dan harendong kemudian bagian yang sering digunakan untuk bagian daun 35% dan umbi 31%. Pemanfaatan tanaman sebagai obat diantaranya tanaman untuk penyakit asma, demam, luka luar dan jantung. Penelitian ini mengidentifikasi 10 jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat desa sancang, namun terancam penurunan pemanfaatan akibat pengaruh modernisasi, jadi pentingnya pelestarian pengetahuan tradisional melalui dokumentasi, karena etnobotani di desa sancang berkaitan dengan tanaman sebagai obat, tetapi juga mencerminkan hubungan mendalam antara manusia, alam, dan budaya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: etnobotani; desa sancang; tanaman obat
Subjects: Plants, Botany > Dictionaries and Encyclopedia of Botany
Plants, Botany > Botanists
Specific Vegetative Characteristics > Herbaceous
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Andriansyah Sebastian Farel
Date Deposited: 22 Jun 2026 03:50
Last Modified: 22 Jun 2026 03:50
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132879

Actions (login required)

View Item View Item