Dinaya, Clara Anggitia (2026) Hukum aborsi karena janin cacat menurut fatwa majelis ulama Indonesia nomor 4 tahun 2005 dan jawatankuasa fatwa majlis kebangsaan bagi hal ehwal agama Islam malaysia kali ke-26. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung DJati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover Skripsi.pdf Download (80kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (140kB) | Preview |
|
|
Text (KET BEBAS PLAGIARISM)
Lembar Pernyataan.pdf Download (367kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (166kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (340kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (286kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (572kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (113kB) | Request a copy |
Abstract
Aborsi merupakan persoalan kontemporer yang menimbulkan perdebatan dalam perspektif hukum islam, khususnya apabila dilakukan karena janin cacat berat. Islam pada dasarnya melarang tindakan aborsi karena bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa (hifz al-nafs), namun dalam kondisi tertentu terdapat ruang kebolehan berdasarkan prinsip darurat dan kemashlahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ketentuan hukum aborsi karena janin cacat menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2005; 2) ketentuan hukum aborsi karena janin cacat menurut Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Bagi Hal Ehwal Agama Islam Malaysia Kali Ke-26; dan 3) persamaan serta perbedaan metode istinbāṭ hukum yang digunakan kedua lembaga fatwa tersebut dalam menetapkan hukum aborsi akibat janin cacat. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori Maqashid Syariah khususnya prinsip hifz al-nafs, dan Kaidah Fiqhiyyah yang berkaitan dengan kondisi darurat dan kemaslahatan dalam penetapan hukum aborsi karena janin cacat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan sumber data primer berupa Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2005 dan Fatwa Jawatankuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Malaysia Kali Ke-26 Tahun 1990. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2005 membolehkan aborsi karena janin cacat berat yang sulit disembuhkan dengan syarat dilakukan sebelum usia janin 40 hari. Fatwa tersebut menggunakan metode maslahah mursalah, qiyas, dan pertimbangan maqasid al-syariah dalam penetapan hukumnya. (2) Sementara itu, Fatwa Jawatankuasa Fatwa Mjalis Kebangsaan Malaysia Kali Ke-26 menetapkan bahwa aborsi pada dasarnya haram, namun dapat dibolehkan apabila cacat janin sangat berat dan membahyakan nyawa ibu dengan pendekatan ijtihad jama’i, maslahah mursalah, qiyas, dan sadd al-dzari’ah. (3) Berdasarkan hasil analisis komparatif, kedua fatwa memiliki persamaan dalam memandang hukum asal aborsi sebagai perbuatan haram dan memperbolehkannya dalam kondisi darurat demi kemaslahatan. Namun, kedua fatwa berbeda dalam batas usia janin, ruang lingkup kebolehan aborsi, serta metode istinbat hukum yang digunakan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aborsi, Janin cacat; Fatwa MUI; Jawatankuasa Malaysia; MAqashid al- syariah |
| Subjects: | Islam > Religious Ceremonial Laws and Decisions |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Perbandingan Madzhab dan Hukum |
| Depositing User: | Clara Anggitia Dinaya Putri |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 02:51 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 08:03 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133292 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



