Revitalisasi kearifan lokal tradisi Irung-Irung pada masyarakat muslim dalam memelihara lingkungan alam: Studi deskriptif di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat

Fitri, Nur (2025) Revitalisasi kearifan lokal tradisi Irung-Irung pada masyarakat muslim dalam memelihara lingkungan alam: Studi deskriptif di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (391kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Dalam konteks globalisasi dan kemajuan teknologi, isu lingkungan menimbulkan berbagai macam ancaman yang signifikan terhadap masa depan manusia, namun nilai-nilai Islam menawarkan landasan yang kuat bagi pengelolaan lingkungan alam. Pelestarian sumber daya alam, seperti mata air di Desa Cihideung, sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat dan keseimbangan ekologi. Hal ini menjelaskan bahwa pentingnya pendekatan holistik untuk merevitalisasi tradisi lokal yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana peran dari revitalisasi tradisi Irung-Irung dalam memelihara lingkungan alam pada masyarakat muslim Desa Cihideung. Teori yang digunakan ialah teori Clifford Geertz tentang agama, simbol dan budaya dan teori Said Nursi tentang etika lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literature. Sumber data atau informan dalam penelitian ini adalah tokoh adat, tokoh agama, tokoh dalam pemerintahan desa dan warga masyarakat yang mengikuti tradisi upacara Irung-Irung. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa revitalisasi kearifan lokal tradisi Irung-Irung di Desa Cihideung adalah salah satu upaya penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan alam dan membangun kesadaran ekologis berdasarkan nilai-nilai budaya dan agama. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, tradisi ini dapat dilestarikan dan dikembangkan agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini ditengah arus modernisasi dan perubahan gaya hidup.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Agama; Lingkungan Alam; Masyarakat; Tradisi Irung-Irung
Subjects: Religious Mythology
Religious Ethics
Science and Religion
Religious Education
Islam
Sociology and Anthropology, Society
Ecology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: Nur Fitri
Date Deposited: 03 Jul 2026 08:18
Last Modified: 03 Jul 2026 08:18
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133757

Actions (login required)

View Item View Item