Muthmainnah, Azizah (2026) Kontribusi Pondok Pesantren dalam pemberdayaan masyarakat sekitar pada bidang ekonomi: Penelitian di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (247kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (346kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (200kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (338kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (501kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (643kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bermula dari adanya tantangan pondok pesantren dalam membangun keterhubungan dengan masyarakat terutama dalam aspek pemberdayaan ekonomi yang dapat memperkecil ketimpangan. Pondok Pesantren Husnul Khotimah dijadikan salah satu model dalam pemberdayaan masyarakat, yang pada awalnya menghadapi tantangan dalam keterhubungan dengan masyarakat sekitar. Tujuan dilakukannya penelitian ini, untuk nantinya diketahui bentuk modal sosial yang dimiliki antara masyarakat dengan pondok pesantren dan implementasi dari modal sosial tersebut sehingga membentuk pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren di Pondok Pesantren Husnul Khotimah. Penelitian ini juga akan mengetahui dampak sosial yang terjadi setelah dilaksanakannya program pemberdayaan masyarakat sekitar melalui modal sosial yang dimiliki oleh masyarakat dan pondok pesantren. Teori Modal Sosial Robert D. Putnam menjadi pondasi dalam rangka menganalisis modal sosial yang dimiliki masyarakat sekitar serta pondok pesantren. Pertama, dilihat dari jaringan yang terjalin antara kedua belah pihak. Kedua, nilai dan norma yang dianut oleh bersama. Serta terakhir, kepercayaan yang dibangun oleh pondok pesantren kepada masyarakat, serta masyarakat kepada pondok pesantren. Ketiga dimensi tersebut dijadikan pondasi utama dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat sekitar. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif. Penelitian yang dilakukan untuk memahami, menggambarkan, mengembangkan, dan menemukan suatu fenomena dengan cara peneliti terlibat secara langsung ke lapangan dan observasi secara alamiah. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa modal sosial dalam pemberdayaan masyarakat cukup berperan untuk mengembangkan potensi dan kebutuhan ekonomi masyarakat. modal sosial berupa kepercayaan, nilai dan norma, serta jaringan antara pihak internal pondok pesantren dan masyarakat Desa Penyangga dimanfaatkan dalam berbagai program pemberdayaan. Seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), keahlian menjahit, dan memasak, jasa, serta pengelolaan wirausaha, yang turut mendukung ekonomi kreatif pesantren. program tersebut menghasilkan capaian positif berupa meningkatnya solidaritas, meluasnya jaringan sosial, dan membaiknya perilaku masyarakat. Tidak hanya itu, program pemberdayaan ini juga memunculkan kecemburuan sosial akibat kesenjangan pendapatan serta kesulitan sebagian masyarakat dalam menyesuaikan diri dengan aturan pesantren.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Masyarakat; Kepercayaan; Jaringan; Nilai |
| Subjects: | Communities > Community Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Azizah Muthmainnah |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 06:53 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 06:53 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133765 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



