Perkembangan Tarekat Tijaniyah Pasca Syaikhuna Badruzzaman pada 1972-2024 di Garut

Badruzzaman, Puad (2026) Perkembangan Tarekat Tijaniyah Pasca Syaikhuna Badruzzaman pada 1972-2024 di Garut. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar Pernyataan.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (373kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (672kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB) | Request a copy
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan Tarekat Tijaniyah di Kabupaten Garut pasca wafatnya Syaikhuna KH. Badruzzaman pada tahun 1972 hingga tahun 2024. Syaikhuna Badruzzaman merupakan tokoh sentral penyebaran Tarekat Tijaniyah di Garut yang berhasil membangun jaringan spiritual, pendidikan, dan sosial melalui Pesantren Al-Falah Biru. Wafatnya beliau pada tahun 1972 menjadi titik penting dalam sejarah Tarekat Tijaniyah karena menandai proses regenerasi kepemimpinan, konsolidasi organisasi, serta adaptasi tarekat terhadap perubahan sosial, politik, dan budaya yang berlangsung pada masa Orde Baru, Reformasi, hingga era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan kepemimpinan, pola penyebaran, serta transformasi fungsi Tarekat Tijaniyah dalam kehidupan masyarakat Garut selama periode 1972–2024. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi, arsip, manuskrip, serta wawancara dengan keluarga, muqaddam, pengelola pesantren, dan jamaah Tarekat Tijaniyah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara historis dan tematik untuk merekonstruksi dinamika perkembangan tarekat secara kronologis dan kontekstual. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami makna, nilai, dan perubahan sosial-keagamaan yang terjadi dalam komunitas Tijaniyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarekat Tijaniyah di Garut mampu mempertahankan eksistensinya melalui sistem regenerasi kepemimpinan yang berbasis jaringan keulamaan, genealogis, dan kelembagaan pesantren. Pesantren Al-Falah Biru tetap menjadi pusat pengembangan tarekat sekaligus mengalami transformasi dengan mengintegrasikan pendidikan formal melalui pendirian madrasah dan sekolah. Pada periode kontemporer, Tarekat Tijaniyah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga spiritual, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan kesalehan sosial, penguatan kohesi masyarakat, serta pemberian makna hidup bagi jamaah di tengah tantangan modernisasi dan disrupsi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Tarekat Tijaniyah bertahan selama lebih dari lima dekade pasca Syaikhuna Badruzzaman menunjukkan tingginya resiliensi institusi tarekat dalam menjaga tradisi spiritual sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tarekat Tijaniyah; Syaikhuna Badruzzaman; Garut; metode sejarah; pesantren; tasawuf; perkembangan Islam
Subjects: Islam > Sufism
Biography, Obituary > Biography of Bibliographers
History of Southeast Asia > History of Indonesia
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: PUAD BADRUZZAMAN
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:57
Last Modified: 22 Jul 2026 07:19
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133819

Actions (login required)

View Item View Item