Adawiyah, Robi'ah Aris (2026) Layanan konseling individu dalam meningkatkan motivasi belajar untuk siswa yang tidak hadir tanpa keterangan :Penelitian di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sumedang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (46kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
TURNITIN.pdf Download (363kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf Download (64kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_babI.pdf Download (137kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_babII.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
6_babIII.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
7_babIV.pdf Restricted to Registered users only Download (52kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (86kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
9_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya angka ketidakhadiran siswa tanpa keterangan akibat merosotnya motivasi belajar. Fenomena tersebut dipicu oleh faktor internal seperti rasa malas dan kecemasan akademik, serta faktor eksternal berupa pengaruh teman sebaya dan keterbatasan ekonomi. Dampak absensi berulang membuat siswa tertinggal materi pelajaran dan mengalami penurunan rasa percaya diri. Oleh karena itu, pendekatan personal yang humanis melalui layanan bimbingan sangat mendesak untuk memulihkan motivasi belajar siswa secara mendalam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi awal motivasi belajar siswa yang sering tidak hadir tanpa keterangan, mendeskripsikan proses pelaksanaan layanan konseling individu, serta menganalisis hasil intervensi tersebut terhadap peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan siswa kelas VIII di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sumedang. Teori Kognitif Sosial dari Albert Bandura digunakan sebagai landasan teoritis untuk memahami keterkaitan antara perilaku tidak masuk sekolah dengan kepercayaan diri siswa serta pengaruh lingkungan sekitarnya. Selain itu, Self-Determination Theory (SDT) dari Ryan dan Deci digunakan untuk memahami kualitas motivasi berdasarkan terpenuhi atau tidaknya tiga kebutuhan psikologis dasar siswa, yaitu otonomi, kompetensi, dan keterikatan sosial di madrasah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen terhadap guru Bimbingan dan Konseling (BK), wali kelas, dan lima siswa kelas VIII yang memiliki catatan ketidakhadiran tertinggi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, dilanjutkan dengan analisis data secara induktif yang meliputi tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individu dengan pendekatan Client-Centered berhasil memulihkan motivasi belajar siswa. Intervensi personal penuh empati berhasil meningkatkan kesadaran diri dan menumbuhkan komitmen mandiri untuk memperbaiki kehadiran. Perubahan perilaku nyata terlihat dari sikap siswa yang menjadi lebih terbuka, mampu mengelola waktu, memiliki ketahanan terhadap ajakan membolos, serta lebih patuh dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis di kelas.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | konseling individu; motivasi belajar; ketidakhadiran tanpa keterangan |
| Subjects: | Educational Institutions, Schools and Their Activities > Student Guidance and Counseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Robi'Ah Aris Adawiyah |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 01:15 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 01:15 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133954 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



