Febriana, Levina Fauziyah (2026) Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) dalam optimalisasi infrastruktur lingkungan : Participatory Action Research di Kecamatan Cikole Sukabumi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER .pdf Download (217kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text (Suket Bebas Plagiasi)
Suket Bebas Plagiasi.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (215kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (361kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (454kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (797kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pembangunan infrastruktur lingkungan di Kecamatan Cikole Sukabumi masih menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan fasilitas, khususnya kondisi jalan lingkungan yang rusak. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) serta partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan masih terbatas. Oleh karena itu, pemerintah menghadirkan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan Program P2RW, mengkaji kapasitas organisasi RW dalam mengelola program, serta menganalisis hasil program dalam mengoptimalkan infrastruktur lingkungan di Kecamatan Cikole Sukabumi. Penelitian difokuskan pada pelaksanaan P2RW di RW 01 Kelurahan Selabatu. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Rappaport yang menjelaskan bahwa pemberdayaan merupakan proses individu dan komunitas memperoleh penguasaan (mastery) terhadap persoalan yang memengaruhi kehidupannya. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori optimalisasi dengan indikator efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan untuk melihat keberhasilan program dalam mengoptimalkan infrastruktur lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari tahapan PAR. Informan penelitian terdiri dari Camat Cikole, Ketua RW 01, dan warga penerima manfaat Program P2RW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dalam Program P2RW telah berjalan secara partisipatif melalui tahapan PAR. Kapasitas organisasi RW dalam mengelola program tergolong baik, ditunjukkan oleh pembagian tugas yang jelas, kemampuan perencanaan, serta koordinasi yang efektif. Program P2RW juga mampu mengoptimalkan infrastruktur lingkungan, khususnya pada perbaikan jalan gang di RW 01 Kelurahan Selabatu yang sebelumnya rusak dan berbatu menjadi lebih baik dan layak digunakan. Optimalisasi tersebut terlihat dari tercapainya indikator efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Masyarakat; P2RW; Participatory Action Research; Optimalisas; Infrastruktur Lingkungan. |
| Subjects: | Communities Communities > Structure Communities Communities > Urban Communities, Cities |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Levina Fauziyah Febriana |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:35 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134243 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



