Nasruloh, Yogi (2026) Polarisasi ekonomi dalam pengembangan wisata religi situ lengkong: Asset-Based Community Development di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (210kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (190kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (382kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pengembangan wisata religi Situ Lengkong di Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis menunjukkan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks, ditandai oleh pertumbuhan aktivitas ekonomi yang tidak merata di antara kelompok masyarakat lokal. Ketimpangan tersebut tercermin dari perbedaan akses terhadap tenaga kerja, modal, dan pengembangan produk yang mengarah pada gejala polarisasi ekonomi di kawasan wisata religi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi polarisasi ekonomi yang terjadi dalam tiga aspek utama, yakni tenaga kerja, modal, dan barang/produk pada kawasan wisata religi Situ Lengkong, sekaligus mengidentifikasi potensi pemanfaatan aset lokal dalam mendorong pemerataan manfaat ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Panjalu. Landasan teoritis yang digunakan adalah teori polarisasi ekonomi Gunnar Myrdal yang menekankan mekanisme spread effect dan backwash effect dalam pertumbuhan wilayah, diintegrasikan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui lima tahap: discovery, dream, design, define, dan destiny. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode riset aksi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan, terhadap pengelola wisata, pelaku ekonomi lokal, serta masyarakat yang tidak terlibat langsung dalam sektor wisata. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu, serta member check. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun wisata religi Situ Lengkong telah membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan usaha lokal, distribusi manfaat ekonominya belum merata. Kesenjangan akses terhadap modal, jaringan sosial, dan lokasi usaha strategis menyebabkan pelaku usaha bermodal besar lebih dominan, sementara pedagang kecil dan musiman terjebak pada posisi subsistem. Produk khas lokal Panjalu pun belum mampu bersaing secara optimal dengan produk dari luar daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa polarisasi ekonomi di kawasan Situ Lengkong membutuhkan intervensi kebijakan yang inklusif dan penguatan pemanfaatan aset lokal guna mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, jika polarisasi ekonomi dilakukan dengan memperhatikan tenaga kerja, modal, dan barang/ produk, maka dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan wisata.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Polarisasi ekonomi; Wisata religi; Asset-Based Community Development; Situ Lengkong; pemberdayaan masyarakat |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society Econmics > Economic Situation and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Yogi Nasruloh |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 03:24 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 03:24 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



