Komala, Ratna (2026) Peristiwa Tutu Arakundo di Aceh Timur tahun 1999. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
01 COVER.pdf Download (229kB) | Preview |
|
|
Text
02 ABSTRAK.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text
03. Surat Ket. Bebas plagiarism.pdf Download (463kB) | Preview |
|
|
Text
04 DAFTAR ISI.pdf Download (345kB) | Preview |
|
|
Text
05 BAB 1.pdf Download (760kB) | Preview |
|
|
Text
06 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (925kB) | Request a copy |
||
|
Text
07 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (837kB) | Request a copy |
||
|
Text
08 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
||
|
Text
09 DAFTAR SUMBER.pdf Restricted to Registered users only Download (384kB) | Request a copy |
||
|
Text
10 TRANSKRIP WAWANCARA.pdf Restricted to Repository staff only Download (567kB) | Request a copy |
||
|
Text
11 LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peristiwa Tutu Arakundo yang terjadi pada tahun 1999 di Aceh Timur, dengan fokus pada kondisi sosial-politik sebelum peristiwa, kronologi kejadian, serta dampaknya terhadap masyarakat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa peristiwa tersebut merupakan bagian dari konflik Aceh yang dipicu oleh ketimpangan ekonomi,ketidakadilan sosial, serta marginalisasi budaya, yang kemudian diperparah oleh meningkatnya militerisasi dan pelanggaran hak asasi manusia pada akhir 1990-an. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup kondisi sosial-politik Aceh Timur sebelum terjadinya Peristiwa Tutu Arakundo, kronologi berlangsungnya peristiwa tersebut, serta dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat. Sejalan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial-politik sebelum peristiwa, merekonstruksi kronologi Peristiwa Tutu Arakundo, dan mengkaji dampaknya terhadap kehidupan masyarakat di Aceh Timur. Penelitian ini menggunakan metode sejarah (historical method) melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan pendekatan teori sosial. Sumber data yang digunakan meliputi sumber primer seperti arsip, wawancara, dan dokumentasi visual, serta sumber sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah. Analisis dilakukan dengan pendekatan ilmu sosial untuk memahami peristiwa sebagai hasil interaksi faktor sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Aceh Timur menjelang tahun 1999 berada dalam situasi yang tidak stabil akibat konflik bersenjata dan tekanan ekonomi. Peristiwa Tutu Arakundo terjadi setelah kegiatan dakwah di Idi Cut, ketika warga sipil menjadi korban penembakan oleh aparat. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta dugaan penghilangan jenazah. Dampak yang ditimbulkan sangat signifikan, meliputi trauma psikologis, rusaknya hubungan sosial akibat rasa takut dan ketidakpercayaan, serta kesulitan ekonomi yang dialami keluarga korban. Kesimpulannya, Peristiwa Tutu Arakundo tidak hanya menjadi peristiwa kemanusiaan, tetapi juga mencerminkan kompleksitas konflik struktural di Aceh. Oleh karena itu, penyelesaian kasus secara adil dan upaya rekonsiliasi menjadi penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat perdamaian berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ratna Komala |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:17 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134603 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



