Anugrah, Puspita Puspa (2026) Analisis viktimologis terhadap korban femisida di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (145kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_Keterangan Bebas Plagiarisme.pdf Download (317kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (211kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_Bab 1.pdf Download (545kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (410kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (740kB) |
Abstract
Femisida merupakan bentuk paling ekstrem dari kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang umumnya diawali dengan pola kekerasan berulang dalam relasi intim. Fenomena ini tidak hanya menunjukkan hilangnya nyawa korban, tetapi juga mencerminkan kegagalan sistem perlindungan hukum dalam mencegah eskalasi kekerasan yang berujung pada kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kekerasan dan kerentanan perempuan korban dalam kasus femisida di Kota Bandung dan mengetahui bentuk perlindungan sebelum terjadinya femisida, serta menganalisis faktor yang menyebabkan kegagalan perlindungan korban. Penelitian ini menggunakan perspektif viktimologi, prinsip-prinsip perlindungan perempuan, serta pendekatan teori hukum feminis untuk menganalisis kerentanan korban, bentuk perlindungan yang diberikan, dan faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan perlindungan dalam kasus femisida. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan sifat deskriptif-analitis. Adapun spesifikasi penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris, viktimologis, dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat penegak hukum, lembaga layanan perlindungan perempuan, serta lembagan bantuan hukum, dan didukung dengan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam kasus femisida terjadi secara bertahap melalui pola kekerasan berulang dalam relasi intim. Perlindungan terhadap korban sebelum terjadinya femisida belum berjalan optimal, karena tidak adanya mekanisme asesmen risiko, respons awal yang belum berorientasi pada keselamatan korban, serta penyelesaian kasus secara kekeluargaan tanpa perlindungan berkelanjutan. Adapun faktor penyebab kegagalan perlindungan meliputi belum terinternalisasinya perspektif gender, lemahnya koordinasi lintas sektor, ketiadaan standar data femisida, serta belum diakomodirnya femisida dalam kerangka hukum nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa femisida merupakan bentuk kekerasan berbasis gender paling ekstrem sekaligus mencerminkan kegagalan sistem perlindungan perempuan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | femisida; kekerasan terhadap perempuan; viktimologi; perlindungan korban |
| Subjects: | Criminal Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Puspita Puspa Anugrah |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 03:17 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 03:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



