Rahmawati, Rika and Rohanda, Rohanda and Supianudin, Asep (2026) Women, signs, and struggles in Norah: A semiotic exploration of Tawfik Al-Zaidy’s film. Al-Irfan: Jurnal Sastra Arab dan Studi Islam, 9 (1). pp. 703-729. ISSN 2622-9897
|
Text
Jurnal Rika Rahmawati (Final).pdf Download (639kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas representasi perjuangan perempuan dalam film Norah karya sutradara Arab Saudi Tawfik Al-Zaidi dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Permasalahan dalam penelitian ini mencakup dua hal, yaitu bentuk perjuangan perempuan dan makna perjuangan perempuan yang direpresentasikan dalam film tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perjuangan perempuan serta memaknai perjuangan tersebut melalui pendekatan semiotika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan data berupa visual dan verbal yang diperoleh dari adegan-adegan dalam film. Analisis dilakukan dengan menerapkan model triadik Peirce yang meliputi representamen, objek, dan interpretan untuk memahami proses pembentukan bentuk dan makna dalam representasi perjuangan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan perempuan yang dialami tokoh utama terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu perjuangan sosial, ekonomi, dan eksistensial. Perjuangan tersebut terlihat dari upaya tokoh dalam menghadapi tekanan dan norma lingkungan, mencari pengakuan serta kemandirian, dan memahami serta menegaskan dirinya sebagai individu. Secara keseluruhan, perjuangan perempuan dalam film ini dimaknai sebagai proses bertahap yang dimulai dari kesadaran akan keterbatasan, berkembang menjadi keberanian untuk melawan, hingga mencapai penerimaan dan pengakuan diri sebagai bentuk penegasan identitas dan eksistensi diri perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian representasi perempuan dalam sinema Arab, khususnya dalam memahami dinamika perjuangan perempuan dalam konteks budaya Timur Tengah, serta memperkuat penerapan teori semiotika Charles Sanders Peirce dalam analisis film sebagai medium representasi sosial dan kultural.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Women’s struggle; Charles Sanders Peirce semiotics; representation; Norah film; existentialist feminism |
| Subjects: | Arabic |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | Rika Rahmawati |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:09 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:10 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/134972 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



