Persada, Muhammad Azaria Kanigara (2026) Analisis Kriminologis terhadap kejahatan pemerasan oleh Preman kepada Sopir Angkot : Studi kasus di Wilayah Hukum Polrestabes Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
JUMAT PRINT HARDCOVER - for merge-1 (1).pdf Download (271kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (2).pdf Download (190kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
Muhammad Azaria Kanigara Persada (5).pdf Download (311kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI (2).pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (362kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2 (1).pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (914kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (171kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA (2) (1).pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
JUMAT PRINT HARDCOVER-126-137.pdf Restricted to Repository staff only Download (987kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena gejala sosial kejahatan pemerasan yang dilakukan oleh preman dengan modus menjual air mineral kepada sopir angkot di wilayah hukum Polrestabes Bandung Keberadaan kelompok preman yang seringkali melakukan aksi pemerasan telah menciptakan keresahan di masyarakat terutama di jalan raya. Tindakan ini tidak hanya merugikan masyarakat tetapi juga mengancam ketertiban dan keamanan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pemerasan oleh preman di wilayah hukum Polrestabes Bandung, untuk mengetahui tahapan pelaku dalam melakukan pemerasan dengan cara menjual air mineral kepada sopir angkot dari sudut pandang ilmu kriminologi, untuk mengetahui kendala penegakan dan mengkaji upaya menanggulangi pemerasan di wilayah Bandung. Penelitian ini menerapkan teori kriminologi asosiasi diferensial untuk Untuk menjawab permasalahan mengenai faktor apa saja penyebab terjadinya kejahatan pemerasan oleh preman terhadap sopir angkot serta tahapan terjadinya kejahatan pemerasan serta kendala penegakan hukum dan upaya penanggulangannya di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis deskriptif analitis untuk memaparkan serta menganalisis fakta, gejala, dan hubungan antarfenomena secara sistematis berdasarkan kondisi aktual yang terjadi. Adapun pendekatan dalam penelitian ini ialah pendekatan kriminologis dengan mengumpulkan dan menafsirkan dan menghubungkan teori kriminologi, data terkait fakta-fakta premanisme untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong terjadinya perilaku tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejahatan pemerasan oleh preman di wilayah hukum Polrestabes Bandung dipengaruhi oleh faktor ekonomi, lingkungan sosial, pendidikan, serta lemahnya penegakan hukum. Tahapan terjadinya kejahatan berlangsung secara bertahap, dimulai dari interaksi sosial di lingkungan terminal yang membentuk kelompok pelaku, penguasaan lokasi, hingga munculnya modus penjualan air mineral sebagai kedok untuk melakukan pemerasan terhadap sopir angkutan kota dengan dalih uang keamanan yang dilakukan secara berulang dan sistematis. Motivasi perilaku kejahatan tersebut dapat dijelaskan melalui Teori Asosiasi Diferensial oleh Edwin H. Sutherland, yang menyatakan bahwa perilaku kejahatan dipelajari melalui interaksi sosial dengan kelompok di lingkungan sekitar.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kejahatan; Pemerasan; Preman; Sopir Angkot |
| Subjects: | Criminal Law Criminal Law > Crimes Criminology Criminology > Criminal Offenses |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Muhammad Azaria Kanigara Persada |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:17 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



