Nissa, Malika Khoirun (2026) Pesan moral dalam foto jurnalistik: Analisis semiotika foto cerita ruang sunyi santri difabel karya Prima Mulia pada media online Bandungbergerak.Id. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (207kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (279kB) | Preview |
|
|
Text
SK BEBAS PLAGIAT.pdf Download (526kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (241kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (354kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (485kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN (6).pdf Restricted to Repository staff only Download (411kB) | Request a copy |
Abstract
Foto cerita atau photo story merupakan bagian dari foto jurnalistik yang menyampaikan makna melalui rangkaian visual yang saling berkaitan. Foto cerita tidak hanya menampilkan gambar, tetapi juga merepresentasikan ide, emosi, serta pengalaman subjek sehingga mampu membangun narasi yang dapat dipahami pembaca tanpa banyak penjelasan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat pada foto cerita berjudul “Ruang Sunyi Santri Difabel” karya Prima Mulia yang dimuat dalam BandungBergerak.id. dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui tiga tahapan pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Melalui pendekatan tersebut, penelitian berupaya menguraikan makna yang terkandung dalam foto berdasarkan fakta dan data yang ditemukan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika komunikasi Roland Barthes yang memandang tanda sebagai representasi makna yang dapat dimaknai melalui lapisan denotasi, konotasi, dan mitos. Denotasi berkaitan dengan makna literal yang tampak dalam foto, konotasi berkaitan dengan makna emosional dan nilai budaya yang menyertainya, sedangkan mitos dipahami sebagai konstruksi makna yang berkembang dalam masyarakat. Metode Penelitian ini menggunakan metode semiotika dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi tanda-tanda visual, simbol, serta pesan moral yang terdapat dalam foto cerita tersebut. Paradigma yang digunakan yaitu paradigma kritis karena bertujuan untuk mengeksplorasi realitas sosial yang dikonstruksikan dalam kehidupan santri difabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto cerita “Ruang Sunyi Santri Difabel” memiliki makna denotasi, konotasi, dan mitos. Secara denotasi, foto menggambarkan aktivitas keseharian serta proses pembelajaran Al-Qur’an santri tuna rungu dan tuna netra. Secara konotasi, foto merepresentasikan nilai keikhlasan, keteguhan hati, dan perjuangan spiritual para santri. Sementara secara mitos, foto ini mendekonstruksi stereotipe negatif terhadap difabel dengan menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk beribadah, berprestasi, dan hidup bermartabat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | foto cerita; santri difabel; semiotika; roland barthes |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Malika Khoirun Nissa |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 02:08 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:25 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



