Wibisana, Sulthan Ariq (2026) Konstruksi perilaku sosial remaja pengguna vape di Kelurahan Cijerah Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (149kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (204kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (521kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan remaja menjadi fenomena yang semakin berkembang di Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Vape tidak hanya digunakan sebagai alternatif rokok konvensional, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas sosial remaja. Kehadirannya dalam lingkungan pergaulan membentuk pola interaksi dan gaya hidup tertentu. Oleh karena itu, penggunaan vape perlu dipahami sebagai fenomena sosial yang terbentuk dalam kehidupan sehari-hari remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial perilaku penggunaan vape pada remaja di Kelurahan Cijerah. Penelitian ini berfokus pada pemahaman mengenai makna penggunaan vape serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Faktor yang dikaji meliputi pengaruh teman sebaya, lingkungan sosial, dan media digital. Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai perilaku vaping di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann sebagai landasan analisis. Teori ini menjelaskan bahwa realitas sosial terbentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Dalam konteks penelitian ini, penggunaan vape dipahami sebagai hasil interaksi sosial yang berlangsung secara terus-menerus. Proses tersebut membentuk pemaknaan tertentu terhadap vape dalam kehidupan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian dipilih secara purposive, yaitu remaja pengguna vape yang memiliki pengalaman terkait fenomena yang diteliti. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial perilaku penggunaan vape terbentuk melalui interaksi dengan teman sebaya, lingkungan pergaulan, dan paparan media digital. Vape dipandang sebagai bagian dari gaya hidup yang dapat memperkuat hubungan sosial dan identitas kelompok. Lingkungan sosial berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan perilaku penggunaan vape pada remaja. Dengan demikian, perilaku vaping merupakan hasil dari proses konstruksi sosial yang berkembang dalam kehidupan remaja.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Konstruksi Sosial; Perilaku Remaja; Vape |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Sulthan Ariq Wibisana |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:16 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:16 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



