Wirgiazzahra, Shahnaz (2026) Pengelolaan ecological green space berbasis Asset Based Community Development di Taman Keanekaragaman Hayati Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (232kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
PLAGIARISME.pdf Download (261kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (250kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (358kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (395kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Konservasi keanekaragaman hayati dan pengembangan ruang hijau ekologis (ecological green space) menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan di tengah meningkatnya tekanan pembangunan, urbanisasi, dan berkurangnya ketersediaan ruang terbuka hijau. Keberadaan ecological green space berperan dalam menyediakan jasa ekosistem, media edukasi lingkungan, serta ruang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) Kota Bandung merupakan salah satu bentuk ecological green space yang dikembangkan untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) proses perencanaan (planning) pengelolaan taman dalam memanfaatkan aset komunitas melalui asset mapping; (2) proses pengorganisasian (organizing) yang melibatkan aset komunitas; (3) proses pengarahan (actuating) masyarakat melalui mobilisasi aset komunitas; serta (4) proses pengawasan (controlling) dalam menjaga keberlanjutan partisipasi komunitas. Penelitian ini menggunakan teori manajemen POAC (Planning, Ornizing, Actuating, Controlling) dari Handoko (2003) yang diintegrasikan menggunakan metode riset aksi Asset-Based Community Development (ABCD). dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, Integrasi keduanya menghasilkan kerangka analisis yang komprehensif: POAC memberikan struktur manajerial yang terencana, sementara ABCD memastikan setiap fungsi manajerial dijalankan dengan menempatkan aset komunitas sebagai titik awal. Kerangka ini selaras dengan keilmuan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan dan mengaktualisasikan nilai khalifah fil ardh sebagai amanah pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Taman Kehati telah mengintegrasikan aset manusia, sosial, dan ekologis masyarakat secara partisipatif. Perencanaan dilakukan melalui pemetaan aset komunitas, pengorganisasian melalui kolaborasi berbagai pihak, pelaksanaan melalui mobilisasi aset lokal dalam kegiatan konservasi dan edukasi, serta pengawasan melalui evaluasi berkelanjutan. Pengelolaan berbasis ABCD tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat kapasitas lokal, serta mendukung keberlanjutan fungsi ekologis Taman Kehati sebagai ecological green space perkotaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengelolaan; Ecological Green Space; Taman Keanekaragaman Hayati; Asset-Based Community Development; POAC |
| Subjects: | Ecology > Ecological Communities Farm, Farming > Organization and Management of Agriculture |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Shahnaz Wirgiazzahra |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:04 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



