Penafsiran Jamāl al-Dīn al-Qāsimī dalam tafsir Maḥāsin al-Ta’wīl terhadap ayat-ayat Mutasyābihāt tentang Zat Allah

El-Hakim, Abdul Halim (2026) Penafsiran Jamāl al-Dīn al-Qāsimī dalam tafsir Maḥāsin al-Ta’wīl terhadap ayat-ayat Mutasyābihāt tentang Zat Allah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK_Bebas Plagiarisme)
SK_Bebas Plagiarisme.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (422kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perdebatan teologis yang berlangsung sejak masa klasik hingga kontemporer mengenai ayat-ayat Mutasyābihāt yang berhubungan dengan zat Allah dalam Al-Qur’an, seperti lafaz istiwā’, wajh, yad, ‘ain, janb, sāq, qarb, majī’, gaḍab, riḍā, dan ma’iyyah. Perbedaan pendekatan antara mazhab salaf dan khalaf dalam memahami ayat-ayat tersebut antara tafwīḍ dan ta’wīl melahirkan keberagaman metode penafsiran yang masih relevan dikaji hingga saat ini. Dalam konteks ini, Tafsir Maḥāsin al-Ta’wīl karya Jamāl al-Dīn al-Qāsimī menarik untuk diteliti karena memadukan pendekatan riwāyah, dirāyah, dan analisis rasional dalam bingkai Ahl al-Sunnah, namun kajian khusus terhadapnya terkait ayat-ayat Mutasyābihāt zat Allah masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan metode penafsiran Jamāl al-Dīn al-Qāsimī terhadap ayat-ayat Mutasyābihāt tentang zat Allah dalam kitab Maḥāsin al-Ta’wīl. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah kitab Maḥāsin al-Ta’wīl, sedangkan sumber data sekunder meliputi literatur ‘ulūm al-Qur’ān, jurnal, dan referensi relevan lainnya. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan pendekatan deduktif, induktif, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qāsimī menggunakan pendekatan yang variatif dan kontekstual dalam menafsirkan ayat-ayat Mutasyābihāt zat Allah. Pada ayat-ayat yang berpotensi menimbulkan tasybīh, al-Qāsimī cenderung menempuh metode ta’wīl dengan mengalihkan makna lahiriah kepada makna yang selaras dengan prinsip tanzīh, seperti lafaz wajh ditafsirkan sebagai zat Allah dan lafaz janb dimaknai sebagai perintah dan larangan-Nya. Pada ayat-ayat tertentu, ia memaparkan pandangan ulama salaf dan khalaf secara bersamaan seraya menegaskan pentingnya menghindari pemahaman antropomorfis. Dengan demikian, penafsiran al-Qāsimī bersifat moderat, memadukan penghormatan terhadap tradisi salaf dengan penggunaan ta’wīl yang argumentatif dan linguistik demi menjaga kemurnian akidah Islam.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Jamāl al-Dīn al-Qāsimī; Maḥāsin al-Ta’wīl; Mutasyābihāt; Ta’wīl; Zat Allah
Subjects: Islam
Islam > Interpretation and Criticism of Koran
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Abdul Halim El-Hakim
Date Deposited: 15 Jul 2026 07:44
Last Modified: 15 Jul 2026 07:44
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135713

Actions (login required)

View Item View Item