Aulalhida, Naba Karima (2026) Konfrontasi Indonesia-Malaysia dalam pemberitaan surat kabar Britania dan Federasi Malaysia tahun 1963-1966. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (322kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
SKbebasplagiarisme.pdf Download (392kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (217kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (517kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (688kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (741kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (302kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Konfrontasi Indonesia-Malaysia terjadi pada tahun 1963-1966 sebagai akibat dari penolakan Indonesia terhadap pembentukan Federasi Malaysia. Politik Konfrontasi secara resmi dinyatakan oleh pemerintah ini Indonesia pada 20 Januari 1963 dan diakhiri secara resmi pada perjanjian Jakarta yang ditandatangani pada 11 Agustus 1966. Serangkaian aksi mulai dari perang kata-kata, kebijakan ekonomi hingga aksi militeristik terjadi dalam konflik ini. Konfrontasi tidak lepas dari perhatian publik dunia khususnya bagi dunia jurnalistik, pemberitaan terhadap jalannya konfrontasi menjadi salah satu topik hangat dalam lingkup regional pada era Perang Dingin. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan jalannya peristiwa Konfrontasi Indonesia-Malaysia Tahun 1963-1966 dan menjelaskan surat kabar Britania dan Malaysia dalam membingkai narasi mengenai Konfrontasi Indonesia terhdap Malaysia pada tahun 1963-1966. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan empat tahapannya yaitu pengumpulan sumber (Heuristik), verifikasi sumber (Kritik), analisis dan penafsiran data (Interpretasi) dan penulisan sejarah (Historiografi). Adapun dalam memproses data yang didapat penulis menggunakan analisis Framing (Pembingkaian) model Robert N. Entman sebagai pisau analisis yang digunakan dalam penelitian. Hasilnya Media Britania seperti The Scotsman dan The Conventry Evening Telegraph cenderung membingkai konflik dalam kerangka kepentingan strategis dan stabilitas regional. Indonesia sering digambarkan sebagai pengacau yang dimotivasi oleh ambisi pribadi Sukarno dan pengaruh ideologi anti-Barat, sementara dukungan kepada Malaysia dilihat sebagai bagian dari tanggung jawab Inggris dalam menjaga ketertiban pascakolonial.Sementara itu, media Malaysia seperti Berita Harian dan The Straits Times membangun narasi yang lebih emosional dan nasionalistik, dengan menempatkan Indonesia sebagai “agresor” yang tidak jujur dan mengancam kedaulatan Malaysia. Malaysia digambarkan sebagai korban yang sabar, rasional, dan didukung oleh masyarakat internasional. Pemberitaan di Malaysia juga kerap menggunakan diksi yang kuat seperti “pengganas” (teroris) dan “boneka Inggris” untuk mendelegitimasi posisi Indonesia, sambil menguatkan citra persatuan nasional dan legitimasi Federasi Malaysia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sejarah; Konfrontasi Indonesia-Malaysia; surat kabar; framing |
| Subjects: | Journalism and Newspapers in England Journalism and Newspapers in Other Geographics Area Historical Geography History of Southeast Asia > History of Malaysia History of Southeast Asia > History of Indonesia History of Southeast Asia > Period 1960 -1969 |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Naba Karima Aulalhida |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:55 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:55 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



