Hakim, Muhammad Faisal (2026) Konstruksi pemberitaan Banjir Sumatera 2025 pada Media Online Detik.com : Analisis Framing Robert N. Entman pada pemberitaan periode 27 November–15 Desember 2025. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (176kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiasi.pdf Download (238kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (432kB) |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (716kB) |
Abstract
Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November hingga pertengahan Desember 2025 tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan kemanusiaan, tetapi juga memunculkan beragam perspektif di ruang publik mengenai penyebab dan tanggung jawab atas terjadinya bencana. Di tengah arus pemberitaan yang deras, media online seperti Detik.com tidak sekadar menyampaikan fakta, melainkan secara aktif mengonstruksi realitas melalui pilihan framing yang membentuk cara pandang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Detik.com membingkai pemberitaan banjir Sumatera 2025 berdasarkan empat elemen analisis framing model Robert N. Entman, yaitu pendefinisian masalah (define problem), penyebab masalah (diagnose causes), penilaian moral (make moral judgement), dan rekomendasi penanganan (treatment recommendation).Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan interpretif kualitatif. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis framing model Robert N. Entman (1993) pada dua belas teks berita yang diterbitkan Detik.com dalam rentang waktu 27 November hingga 15 Desember 2025, yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com secara konsisten mengonstruksi pemberitaan banjir Sumatera 2025 melalui pola framing yang bertahap dan eskalatif. Dalam elemen define problem, banjir tidak dibingkai sebagai bencana alam semata, melainkan sebagai konsekuensi kegagalan tata kelola kehutanan yang berkembang melalui tiga fase: investigatif, pengungkapan kejahatan, dan politis. Elemen diagnose causes secara konsisten mengidentifikasi pembalakan liar dan penyelewengan mekanisme kehutanan sebagai akar struktural bencana. Elemen make moral judgement dibangun melalui eskalasi diksi bermakna moral, penyertaan suara warganet sebagai legitimasi publik, dan omission berupa ketidakhadiran klarifikasi pihak yang diduga bertanggung jawab. Adapun elemen treatment recommendation berkembang dari investigasi lapangan jangka pendek, menuju audit dan pencabutan izin konsesi, hingga reformasi regulasi kehutanan jangka panjang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Framing Robert Entman; Banjir Sumatera 2025; Detik.com; Pembalakan Liar; Konstruksi Media. |
| Subjects: | Journalism and Newspapers in Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Muhammad Faisal Hakim |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 07:42 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 07:42 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135937 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



