Aktivitas siswa mengikuti kegiatan dzikir pagi hubungannya dengan pengendalian diri mereka : Penelitian korelasional siswa kelas VIII SMP Tunas Unggul Pasir Impun

Aziz, Abdul (2026) Aktivitas siswa mengikuti kegiatan dzikir pagi hubungannya dengan pengendalian diri mereka : Penelitian korelasional siswa kelas VIII SMP Tunas Unggul Pasir Impun. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_keteranganplagiarism.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (457kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (486kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (851kB)
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Peningkatan kasus perundungan pada anak mencapai 18,7% tahun 2025 dengan Jawa Barat menempati urutan ketiga tertinggi sehingga menuntut penguatan karakter spiritual di sekolah. Pendidikan Islam berperan membentuk akhlak mulia sesuai dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 melalui pembiasaan ibadah. SMP Tunas Unggul menerapkan program Ruhiyah berupa dzikir pagi yang dilaksanakan setiap hari pukul 07.00–07.45 sebagai upaya membina ruhani dan pengendalian diri siswa di tengah tantangan fenomena yang sedang terjadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) realitas aktivitas siswa kelas VIII mengikuti dzikir pagi di SMP Tunas Unggul; 2) realitas pengendalian diri siswa kelas VIII di SMP Tunas Unggul; 3) realitas signifikansi hubungan antara aktivitas siswa kelas VIII mengikuti dzikir pagi dengan pengendalian diri mereka di SMP Tunas Unggul. Hasil penelitian diharapkan memberi kontribusi teoritis pada kajian pembentukan karakter melalui spiritualitas dan manfaat praktis bagi sekolah, guru, dan siswa dalam upaya mengoptimalkan program keagamaan untuk menguatkan pengendalian diri. Kerangka teori pada penelitian ini menggunakan indikator aktivitas belajar Paul B. Diedrich: visual, listening, oral, writing, mental, dan emotional activities. Adapun konsep dzikir merujuk pada Imam Al-Qurthubi sebagai sarana ketenangan hati dan pengontrol jiwa. Pengendalian diri diukur dengan teori Ghufron & Risnawati yang mengacu pada indikator kemampuan: mengontrol perilaku, stimulus, mengantisipasi peristiwa, menafsirkan peristiwa, dan mengambil keputusan. Melalui asumsi hubungan tersebut, maka hipotesis pada penelitian ini: Ha: terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas siswa mengikuti dzikir pagi dengan pengendalian diri; H0: tidak terdapat hubungan yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan jenis penelitian hubungan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Tunas Unggul yang berjumlah 79 siswa, dengan teknik sampling jenuh sebanyak 74 responden. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS versi 27 melalui tahapan uji instrumen, analisis parsial dekskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Pearson, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Aktivitas siswa mengikuti dzikir pagi berada pada kategori tinggi, 12 dari 18 item valid berkategori tinggi, dengan item rata-rata 3,41; 2) Pengendalian diri siswa secara umum sudah baik, 13 dari 17 item valid berkategori tinggi, dengan rata-rata 3,65; 3) Terdapat hubungan positif signifikan dan kuat dengan r-hitung 0,689 > r-tabel dan Sig. <0,001. Koefisien determinasi R Square = 0,474, artinya dzikir pagi berkontribusi 47,4% terhadap pengendalian diri, sedangkan 52,6% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti semakin aktif siswa mengikuti dzikir pagi, semakin tinggi pengendalian diri mereka.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas Siswa; Dzikir Pagi; Pengendalian Diri
Subjects: Islam
Islam > Dhikr, Qiblah
Islam > Islamic Religious Education
Educational Institutions, Schools and Their Activities
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Abdul Hasan Al-Aziz
Date Deposited: 16 Jul 2026 08:42
Last Modified: 16 Jul 2026 08:42
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135952

Actions (login required)

View Item View Item