Ramadana, Muhamad Mubiar (2026) Pengaruh waktu inkubasi dan konsentrasi starter terhadap produksi protein sel tunggal oleh isolat bakteri LCT-10 Indigenous pada media limbah cair tahu dan kulit pisang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (15kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (37kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
Keterangan Bebas PLAGIARISM.pdf Download (99kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (110kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
||
|
Text (DAFTAR PISTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Protein Sel Tunggal (PST) merupakan salah satu sumber protein alternatif yang berpotensi dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan protein sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan melalui pemanfaatan limbah organik. Limbah cair tahu memiliki kandungan nitrogen cukup tinggi, sedangkan limbah kulit pisang kaya akan karbohidrat sebagai sumber karbon. Kombinasi kedua limbah tersebut berpotensi menjadi media fermentasi yang optimal bagi pertumbuhan bakteri indigenous penghasil PST. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu fermentasi dan konsentrasi starter terhadap kadar gula total, pH, kadar protein, dan biomassa kering PST yang dihasilkan oleh bakteri indigenous menggunakan media limbah cair tahu dan kulit pisang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dua faktor, yaitu waktu fermentasi (3, 4, dan 5 hari) dan konsentrasi starter (10%, 12%, dan 14%), dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar gula total media, kadar pH media, kadar protein, dan biomassa kering PST. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf signifikansi 5%, serta uji nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu inkubasi dan konsentrasi starter menyebabkan penurunan kadar gula total dan pH media inkubasi akibat aktivitas metabolisme mikroba. Biomassa kering semakin lama inkubasi semakin meningkat dengan perlakuan konsentrasi starter 10% merupakan yang terbaik dan kadar ptotein yang cenderung fluktuatif. Perlakuan K10T5 (konsentrasi starter 10%, waktu inkubasi 5 hari) merupakan perlakuan paling efektif dalam produksi biomassa Bacillus sp. LCT-10 dengan kadar biomassa 10,760 g/l dan kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan K14T3 (konsentrasi starter 14%, waktu inkubasi 3 hari) dengan kadar protein 5,874 g/l. Dengan demikian, variasi waktu inkubasi dan konsentrasi starter berpengaruh terhadap produksi PST menggunakan media limbah cair tahu dan kulit pisang. Penelitian ini memberikan informasi penting terkait optimalisasi kondisi fermentasi dalam produksi protein sel tunggal berbasis substrat limbah agroindustri. Hasil yang diperoleh menunjukkan potensi pengembangan sebagai sumber protein alternatif yang dapat dimanfaatkan dalam bidang bioteknologi maupun industri pakan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bakteri indigenous; fermentasi; kulit pisang; limbah cair tahu; protein sel tunggal |
| Subjects: | Biology |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | M. Mubiar Ramadana |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 06:33 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 06:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/135995 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



