Elisa, Elisa (2026) Nāṣikh–mansūkh dalam Al-Qur’an menurut Al-Ṭabāṭabā’ī dan implikasinya Dalam Al-Mīzān Fī Tafsīr Al-Qur'ān. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (529kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (515kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI)
SURAT KETERANGAN LULUS PLAGIARISME.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (562kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (804kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (823kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (557kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (514kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan ulama mengenai konsep nāṣikh–mansūkh dalam kajian ‘Ulūm al-Qur’ān. Sebagian ulama menerima keberadaan naskh dalam Al-Qur’an sebagai mekanisme untuk menjelaskan ayat-ayat yang tampak berbeda secara lahiriah, terutama dalam persoalan hukum. Sementara itu, sebagian ulama lain menolak keberadaan naskh dalam Al-Qur’an dan berupaya mengompromikan ayat-ayat tersebut agar tidak dipahami saling menghapus. Perbedaan pandangan ini menjadi dasar penting untuk mengkaji konsep nāsikh-mansūkh menurut al-Ṭabāṭabā’i, sebab dia memahami naskh bukan sebagai pembatalan ayat secara mutlak, melainkan sebagai berakhirnya masa keberlakuan suatu hukum berdasarkan aspek kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami nāṣikh–mansūkh menurut al-Ṭabāṭabā’ī dalam Al-Qur’an serta implikasinya dalam menafsirkan ayat yang berkaitan dengan nāsikh-mansūkh dalam al-Mīzān fī Tafsīr al-Qur'ān. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sementara metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan model tematik. Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tafsīr al-Mīzān, sedangkan sumber data sekunder meliputi terjemahan Tafsīr al-Mīzān, buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Ṭabāṭabā’ī mengakui adanya nāsikh-mansūkh dalam Al-Qur’an, tetapi ia tidak memahaminya sebagai pembatalan atau penghapusan ayat secara mutlak. Menurutnya, naskh adalah berakhirnya masa keberlakuan suatu hukum karena hukum tersebut sejak awal hanya memiliki batas kemaslahatan tertentu. Al-Ṭabāṭabā’ī berpandangan bahwa ayat mansūkh menyimpan isyarat mengenai terbatasnya waktu pelaksanaan hukum tersebut. Selain itu, ia juga menolak konsep naskh al-tilāwah karena dinilai bertentangan dengan prinsip keterjagaan Al-Qur’an. Implikasinya, penetapan suatu ayat sebagai mansūkh harus dilakukan secara sangat hati-hati. Naskh harus dipahami bukan sebagai pertentangan hakiki, melainkan sebagai perubahan hukum yang mencerminkan prinsip kemaslahatan yang dinamis. Fenomena naskh ini pun tidak terbatas pada hubungan antar ayat Al-Qur’an, melainkan dapat terjadi ketika ayat Al-Qur’an menghapus ketentuan hukum dalam hadis. Ayat mansūkh tetap memiliki nilai fungsional karena ayat tersebut masih tetap menjadi bagian dari Al-Qur'an. Atas dasar inilah, pendekatan dalam menafsirkan ayat-ayat hukum harus dilakukan secara integratif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Al-Ṭabāṭabā’ī; Al-Quran; Tafsīr al-Mīzān; Nāṣikh–Mansūkh; Ulumul Quran; Ulumul Tafsir |
| Subjects: | Islam > Interpretation and Criticism of Koran Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Ilmu-ilmu Al-Qur'an Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Elisa |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:45 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136048 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



