Purnamasari, Lamlam (2026) Analisis komparatif teori common link G.H.A. Juynboll dan kritik sanad hadis klasik dalam mengkaji historisitas hadis: Studi atas Hadis al-Tirmiżī nomor 2780. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (371kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (361kB) | Preview |
|
|
Text
3_ skbebasplagiarism.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (428kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (771kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (329kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (311kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (533kB) | Request a copy |
Abstract
Kajian hadis kontemporer menunjukkan adanya perbedaan pendekatan dalam menganalisis sanad, khususnya antara metode kritik sanad klasik dan teori Common link yang dikembangkan oleh G.H.A. Juynboll. Keduanya sama-sama menjadikan sanad sebagai objek kajian utama, namun mempunyai kesimpulan akhir yang berbeda. Ketegangan epistemologi ini mendorong perlunya pengujian metodologis secara langsung pada satu hadis konkret agar perbedaan dan persamaan keduanya dapat terukur secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis sanad hadis al-Tirmiżī No. 2780 melalui teori common link dan kritik sanad klasik serta membandingkan hasil yang diperoleh dari kedua pendekatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan (library research) dengan merujuk pada maṣādir aṣliyyah, kitab-kitab rijāl al-ḥadīṡ, karya-karya Juynboll, dan berbagai buku serta artikel jurnal yang relevan. Analisis dilakukan melalui pemetaan jaringan sanad menggunakan teori common link Juynboll dan verifikasi kesinambungan sanad serta kredibilitas perawi berdasarkan metode kritik sanad klasik. penelitian ini bertolak dari asumsi bahwa satu sanad hadis dapat dianalisis melalui metodologi yang berbeda dan menghasilkan kesimpulan yang berbeda pula. Metodologi kritik sanad klasik memandang sanad sebagai sistem transmisi yang dapat dipertanggungjawabkan apabila memenuhi syarat Hadis Shahih. Sementara teori common link Juynboll memandang sanad sebagai data historis yang dapat dibaca secara probabilistik untuk menelusuri provenance, chronology, dan authorship suatu hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui teori common link, Sulaiman al-Taimi (w. 143 H.) teridentifikasi sebagai common link (CL) yang bertanggung jawab atas penyebaran hadis ini secara masif pada awal hingga pertengahan abad kedua Hijriah, dengan lingkungan keilmuan Bashrah sebagai pusat periwayatannya. Sebaliknya, melalui kritik sanad klasik, seluruh perawi dalam sanad hadis ini dinilai ṡiqah atau minimal maqbūl, sanadnya bersambung, terbebas dari syāż dan 'illat yang merusak, sehingga sanad hadis al-Tirmiżī No. 2780 tersebut dinilai memenuhi kriteria hadis sahih menurut metodologi kritik sanad klasik Secara komparatif, kedua pendekatan ini menghasilkan perspektif yang berbeda karena dibangun di atas landasan epistemologis yang tidak sama. Meskipun demikian, keduanya dapat saling melengkapi dalam kajian historis transmisi hadis
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Dirayah/Ilmu tentang Keotentikan Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Lamlam Purnamasari |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:09 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:45 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



