Rihadatul, Gheani (2026) Hadis-hadis hak bertetangga dalam shahih muslim: Analisis syarah hadis perspektif Imam Nawawi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
01_cover.pdf Download (64kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (65kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftar isi.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (497kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (53kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) |
Abstract
Hak bertetangga merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang berkaitan erat dengan pembentukan akhlak sosial dan terwujudnya kehidupan masyarakat harmnis. Namun, dalam kehidupan modern masih ditemukan berbagai persoalan sosial yang ditandai dengan meningkatnya sikap individualisme, berkurangnya kepedulian sosial, serta munculnya berbagai konflik antartetangga. Padahal, Islam memberikan perhatian besar terhadap hak-hak tetangga sebagaimana termuat dalam hadis-hadis Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji hadis-hadis hak bertetangga dalam Ṣaḥīḥ Muslim berdasarkan perspektif Imam Nawawi dalam kitab al-Minhāj Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metodologi syarah Imam Nawawi dan menganalisis pemahaman beliau terhadap hadis-hadis hak bertetangga. Penelitian ini berangkat dari konsep hak bertetangga sebagai bagian penting dari akhlak sosial dalam Islam yang dipahami melalui hadis-hadis dalam Ṣaḥīḥ Muslim dan dianalisis menggunakan pendekatan syarah hadis perspekttif Imam Nawawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode syarah serta jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa hadis-hadis mengenai hak bertetangga yang terdapat dalam Ṣaḥīḥ Muslim dan al-Minhāj Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim karya Imam Nawawi. Sumber data sekunder diperoleh dari kitab-kitab hadis, buku, jurnal ilmiah, dan literatur terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi syarah Imam Nawawi memadukan aspek kebahasaan, sanad, matan, hukum, serta perbandingan pendapat para ulama. Metode yang digunakan cenderung bersifat ijmālī dan muqāran dengan pendekatan linguistik dan historis. Hadis-hadis hak bertetangga dalam Ṣaḥīḥ Muslim memuat berbagai hak dan kewajiban sosial, diantaranya larangan mengganggu dan menyakiti tetangga, anjuran memuliakan dan berbuat baik kepada tetangga, larangan meremehkan pemberian walaupun sedikit, hak pemanfaatan fasilitas yang memberikan kemaslahatan bersama, serta anjuran mencintai bagi tetangga apa yang dicintai bagi diri sendiri. Menurut Imam Nawawi, hak bertetangga merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang berkaitan erat dengan kesempurnaan iman dan pembentukan akhlak sosial, sehingga setiap muslim dituntut untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan tetangganya sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | akhlak sosial; hak bertetangga; Imam Nawawi; sahih muslim; syarah hadis; |
| Subjects: | Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kumpulan Hadits Muslim |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Gheani Rihadatul Aisyi |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:18 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:18 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136448 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



