Kamaluzaman, Ikmal Toha (2024) Hadits larangan menikahkan wanita secara paksa dan implikasinya terhadap perbaikan adab menikah: Sebuah Analisa Fahmu Al-Sunnah. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (135kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (383kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (456kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (136kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (179kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) | Request a copy |
Abstract
Menikah merupakan ibadah sehingga harus memperhatikan landasan dan ketentuannya sesuai dengan al-Qur’an dan hadits, sebagai pedoman setiap ibadah kaum muslimin. Akan tetapi masih banyaknya kasus nikah paksa yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga menuntut adanya bimbingan dan penyuluhan dari tokoh-tokoh agama. Selain itu, terdapat beberapa hadits yang menjelaskan larangan Rasulullah SAW melakukan paksaan menikah kepada wanita muslimah baik janda maupun gadis dengan pasangan yang tidak disukainya. Hadits-hadits tersebut membutuhkan penelitian kembali, baik dari sisi keabsahan, kandungan maupun problematika pemahamannya, mengingat adanya kontroversi di kalangan para ulama mengenainya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk untuk menjelaskan keabsahan hadits larangan nikah paksa bagi wanita muslimah, untuk menjelaskan kandungan dan hikmah hadits larangan nikah paksa bagi wanita muslimah dan untuk menjelaskan implikasinya terhadap perbaikan adab-adab menikah dalam islam. Pernikahan paksa merupakan praktik yang masih terjadi di beberapa masyarakat muslim, bertentangan dengan prinsip kerelaan dan keadilan dalam syariat islam. Metode penelitian yang dipilih adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian yaitu penelitian kepustakaan menggunakan takhrij hadits, dirasah al-asanid dan syarh hadis juga langkah-langkah penerapannya. Dari pembahasan Takhrij al-Hadis dan Dirasah al-Asanid tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan, dengan rincian poin-poin berikut: Pertama: Dari sisi otentisitas hadīs|, maka hadīs| tersebut merupakan hadīs| Marfū’ secara idhāfah, dan telah ditemukan dengan metode dilālah hadīs| mengenai larangan pernikahan oleh wali tanpa persetujuan/kerelaan wanita yang dinikahkannya, baik statusnya janda maupun gadis perawan dalam Mas}ādir al-Ashliyah, lengkap didapatkan arkān hadīs|nya berupa rāwī, sanad dan matannya. Kedua: Dari sisi kehujjahan hadīs|, maka hadīs| mengenai keharusan wali meminta izin pernikahan dari janda atau gadis, diriwayatkan dari banyak jalur periwayatan lengkap dengan muttabi’ dan syahid-nya, Dengan adanya syawāhid (penguat) yang sanadnya [متصل] dan rijalnya [ثقات], maka sanad lainnya dikuatkan dengan riwāyat yang shahih tersebut, sehingga jika ditemukan unsur kedla’ifan pada rāwī tersebut, status hadisnya meningkat dari dla’if menjadi Hasan Li Ghairih atau dari hasan menjadi shahih li ghairih dan menjadi maqbūl atau ma’mūl bih (diterima sebagai dalil dan bisa diamalkan). Ketiga: Pada aspek tathbīq hadīs|, maka hadīs| tentang larangan pernikahan oleh wali tanpa persetujuan/kerelaan wanita yang dinikahkannya, baik statusnya janda maupun gadis perawan termasuk hadīs| ma’mūl bih sebagai tuntunan fiqih nikah dari Rasulullah SAW agar terwujud tujuan pernikahan sebagaimana tuntunan Allah dalam QS. Ar-Rum: 21, yaitu keharmonisan rumah tangga dan hubungan silaturahim antara suami-isteri, orangtua dan seluruh keluarganya. Juga sejalan dengan ayat tentang kedudukan wanita dalam Islam yang sama dengan kaum pria yaitu sebagai manusia merdeka yang diberi kebebasan menentukan jalan dan hak hidupnya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hadis; Pernikahan Paksa; Adab Pernikahan |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Ikmal Toha Kamaluzaman |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:51 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:51 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136496 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



