Latief, Fauzi Syam (2025) Prinsip-prinsip hadis nabi dalam menghadapi fitnah kontemporer: Studi Takhrij, interpretasi ulama, dan aplikasi di Era Digital. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (134kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (182kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (269kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (257kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (582kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (112kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap Muslim dalam menghadapi fitnah berdasarkan hadis Abdullah bin Amr RA, dengan menitikberatkan pada kajian validitas sanad dan matan, interpretasi ulama, serta relevansinya terhadap realitas kontemporer, khususnya fenomena fitnah digital di Indonesia periode 2010–2025. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penyebaran informasi yang menyesatkan, polarisasi sosial, serta lemahnya literasi keagamaan yang menyebabkan kesenjangan antara pemahaman normatif ajaran Islam dan praktik di masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui teknik takhrij al-hadis, analisis sanad dan matan, serta pendekatan hermeneutik terhadap pemahaman ulama klasik dan kontemporer. Data primer bersumber dari kitab-kitab hadis, khususnya riwayat Abdullah bin Amr, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis Abdullah bin Amr mengandung prinsip-prinsip strategis dalam menghadapi fitnah, antara lain menjaga lisan, selektif terhadap informasi, fokus pada perbaikan diri, serta mengedepankan prinsip dar’ al-mafasid muqaddam ‘ala jalb al-masalih. Interpretasi ulama menunjukkan adanya keseimbangan antara sikap uzlah dan keterlibatan sosial yang proporsional sesuai kondisi. Dalam konteks modern, nilai-nilai hadis tersebut relevan sebagai landasan etis dalam menghadapi fitnah digital, seperti hoaks, disinformasi, dan konflik sosial berbasis media. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan studi hadis dan fiqih kontemporer serta memberikan rekomendasi praktis berupa model resiliensi umat berbasis nilai-nilai Islam untuk menghadapi tantangan era digital.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fitnah; hadis Abdullah bin Amr; uzlah, literasi digital; resiliensi umat |
| Subjects: | Islam > Hadith Islam > Study of Text of Hadith Islam > Sunan Al-Hadits dan yang Berkaitan Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits Al-Hadits dan yang Berkaitan > Kritik terhadap Hadits |
| Divisions: | Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Fauzi Syam Latief |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:00 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136497 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



