Padilah, Khoerunnisa (2026) Peranan keluarga dalam pengelolaan stres Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Coping Religius Persfektif Bimbingan dan Konseling Islam: Penelitian di Rutan Perempuan Kelas IIA Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (84kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text (PLAGIARISM)
PLAGIARISM.pdf Download (97kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (138kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (252kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (451kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) rentan mengalami stres akibat kehilangan kebebasan, keterpisahan dari keluarga, dan tekanan lingkungan, stigma sosial, dan ketidakpastian masa depan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah psikologis yang menghambat proses pembinaan. Dalam situasi ini, keluarga menjadi sumber dukungan penting, sementara coping religius digunakan WBP sebagai upaya memperoleh ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi tekanan selama menjalani masa pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi stres yang dialami WBP, menganalisis peranan keluarga dalam membantu pengelolaan stres, serta mengidentifikasi strategi coping religius yang diperkuat melalui dukungan keluarga pada WBP di Rutan Perempuan Kelas IIA Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap WBP, keluarga, serta petugas Rutan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Kerangka berpikir penelitian ini menggunakan Teori Coping Religius Kenneth I. Pargament (1997) yang menjelaskan bahwa agama berfungsi sebagai sumber coping dalam menghadapi stres melalui keyakinan, makna hidup, dan praktik keagamaan. Teori tersebut dipadukan dengan Persfektif Bimbingan dan Konseling Islam melalui nilai sabar, tawakkal, dzikir, dan doa, dengan keluarga sebagai agen yang memperkuat proses coping religius WBP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WBP mengalami stres berupa kecemasan, kesedihan, kerinduan terhadap keluarga, dan kekhawatiran terhadap masa depan. Keluarga berperan melalui dukungan emosional, informasional, instrumental, penilaian, dan spiritual yang membantu WBP merasa lebih tenang, diterima, dan termotivasi memperbaiki diri. Dukungan tersebut juga memperkuat praktik coping religius berupa sabar, tawakkal, dzikir, doa, dan peningkatan ibadah. Dengan demikian, keluarga berfungsi sebagai sumber dukungan sosial dan spiritual yang berperan penting dalam pengelolaan stres WBP berdasarkan Persfektif Bimbingan dan Konseling Islam.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peranan Keluarga, Stres WBP; Coping Religius; Bimbingan Konseling Islam |
| Subjects: | Differential and Developmental Psychology > Stress Applied Psychology > Counseling and Interviewing Religious Experiences Culture and Institutions > Family |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Khoerunnisa Azzahra Padilah |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 02:58 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 02:58 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136638 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



