Utami, Resty Fauziyah Tri (2026) Pemberdayaan perempuan melalui Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkan kemandirian ekonomi: Studi Asset Based Community Development di Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (133kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PLAGIAT)
3_Lembar Plagiat.pdf Download (546kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (162kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (272kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pemberdayaan perempuan merupakan aspek strategis dalam pembangunan nasional yang bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam peningkatan peran aktif perempuan dalam partisipasi Pembangunan diwujudkan melalui program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana PKK Desa Sabandar memfasilitasi akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi, menganalisis agensi permpuan dalam menginisiasi tindakan pascapemberdayaan, serta menjelaskan pencapaian pemberdayaan PKK dalam meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan di Desa Sabandar. Landasan teori mengacu pada teori pemberdayaan perempuan menurut Kabeer Naila (1999), suatu proses yang memungkinkan individu untuk memperoleh kemampuan dalam membuat keputusan penting yang sebelumnya tidak dapat mereka kendalikan. Teori ini menekankan tiga dimensi kunci yang meliputi sumber daya (resources), agensi (agency), dan pencapaian (achivements) sebagai tolak ukur terwujudnya kemandirian perempuan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa PKK Desa Sabandar memfasilitasi akses perempuan melalui identifikasi potensi perempuan, penyediaan modal lewat program UP2K, pelatihan keterampilan, dan fasilitasi pemasaran melalui bazar. Agensi perempuan tumbuh dengan menunjukkan kemampuan inisiatif dalam kegiatan ekonomi, mengelola peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pelaku usaha, serta merespons hambatan usaha secara kontruktif. Dampak pemberdayaan yang paling dirasakan peserta FGD yaitu mulai didengarnya suara perempuan dalam pengambilan keputusan ekonomi keluarga.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pemberdayaan perempuan; Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga; kemandirian ekonomi; Asset Based Community Development |
| Subjects: | Communities > Community Sociology Production, Industrial Economics > Economic Development and Growth |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Resty Fauziyah Tri Utami |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:00 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:00 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/136787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



