Penerapan Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia: Penelitian quasi eksperimen di kelas V MI Negeri 2 Kota Bandung

Rahmadini, Anisa (2026) Penerapan Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia: Penelitian quasi eksperimen di kelas V MI Negeri 2 Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1222090022_Anisa Rahmadini_SKRIPSI-1.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK (1).pdf

Download (225kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
SURAT KETERANGAN LULUS PLAGIASI Anisa Rahmadini.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
A REVISI SIDANG-12-17.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I (1).pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (344kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V..pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKAA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (221kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRANN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

“Penerapan Model Pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Penelitian Quasi Eksperimen Di Kelas V Mi Negeri 2 Kota Bandung)”. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang penting dimiliki siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Namun, hasil observasi di kelas V MIN 2 Kota Bandung menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah, yang ditandai dengan kesulitan dalam menganalisis informasi, mengevaluasi informasi, dan menarik kesimpulan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah melalui penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR), mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran Direct Instruction, serta mendeskripsikan perbandingan rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan nilai N-Gain Score. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 26 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Hal tersebut ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 85,15 dengan kategori baik, sedangkan rata-rata nilai posttest kelas kontrol sebesar 69,68 dengan kategori cukup. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) pada kelas eksperimen dan model pembelajaran Direct Instruction pada kelas kontrol terlaksana dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil analisis N-Gain Score, kelas eksperimen memperoleh rata-rata 0,54 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 0,14 dengan kategori rendah. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan model pembelajaran Direct Instruction pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran AIR; Kemampuan Berpikir Kritis; Bahasa Indonesia
Subjects: Educational Institutions, Schools and Their Activities
Elementary Education
Elementary Education > Elementary Education in Indonesia
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Anisa Rahmadini
Date Deposited: 31 Jul 2026 03:22
Last Modified: 31 Jul 2026 03:22
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137149

Actions (login required)

View Item View Item