Nurman, Rubby Ananda (2026) Transformasi komunikasi politik Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 dan 2024: Studi komparatif gaya dan strategi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (50kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
WhatsApp Scan 2026-08-03 at 13.04.07.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (47kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_Bab I.pdf Download (249kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (812kB) |
||
|
Text (BAB V)
8_Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Rubby Ananda Nurman-Skripsi-119-170.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Transformasi Komunikasi Politik Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 dan 2024 (Studi Komparatif Gaya dan Strategi)”, dilatarbelakangi oleh terjadinya transformasi komunikasi politik Prabowo Subianto antara Pemilihan Presiden 2019 dan 2024. Pada Pilpres 2019, Prabowo dikenal dengan gaya komunikasi yang formal, militeristik, dan cenderung satu arah, sedangkan pada Pilpres 2024 ia tampil lebih populis, humanis, santai, dan dekat dengan generasi muda. Perubahan tersebut menjadi fenomena yang menarik untuk dikaji karena menunjukkan adanya adaptasi strategi komunikasi politik terhadap perkembangan media digital dan perubahan karakteristik pemilih Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya komunikasi politik Prabowo Subianto serta mengkaji peran media sosial dalam mendukung strategi komunikasi politiknya pada Pilpres 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tim pemenangan, relawan, dan pengamat politik, serta didukung oleh studi dokumentasi yang berasal dari media massa, media sosial, jurnal ilmiah, dan berbagai dokumen terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini menggunakan Teori Komunikasi Politik Brian McNair (2011) sebagai teori utama dan didukung oleh Teori Populisme Benjamin Moffitt (2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi transformasi yang signifikan dalam gaya komunikasi politik Prabowo Subianto, dari pola komunikasi yang militeristik, formal, dan top-down pada Pilpres 2019 menjadi komunikasi yang lebih populis, humanis, emosional, dan adaptif pada Pilpres 2024. Transformasi tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap strategi komunikasi sebelumnya serta bentuk penyesuaian terhadap dominasi pemilih muda dan perkembangan budaya komunikasi digital. Penelitian ini juga menemukan bahwa media sosial berperan penting sebagai instrumen komunikasi politik dalam membangun citra, menyebarkan pesan kampanye, meningkatkan keterlibatan publik, dan memperluas jangkauan komunikasi politik. Pemanfaatan platform digital seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X memungkinkan pesan politik dikemas secara lebih kreatif, interaktif, dan mudah diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | Komunikasi Politik; Transformasi Komunikasi; Media Sosial; Prabowo Subianto; Pilpres 2019; Pilpres 2024 |
| Subjects: | Political dan Government Science |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Rubby Ananda Nurman |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 04:17 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137319 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



