Irfan, Muhammad (2026) Collaborative Governance dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis pada satuan pelayanan pemenuhan gizi Cisurupan kecamatan Cibiru Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover Irf.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak Irf .pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIASI)
Bebas plagiasi Irf.pdf Download (155kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi Irf .pdf Download (218kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
bab I Irf .pdf Download (512kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab II Irf .pdf Restricted to Registered users only Download (532kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab III Irf .pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab IV Irf .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab V Irf .pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
daftar Pustaka Irf .pdf Restricted to Registered users only Download (207kB) |
Abstract
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bandung merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik. Program ini melibatkan berbagai aktor, seperti Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah daerah, satuan pendidikan, fasilitas kesehatan, serta UMKM. Dalam implementasinya masih ditemukan berbagai permasalahan, antara lain perbedaan kapasitas antar-SPPG, belum optimalnya koordinasi lintas sektor, serta terbatasnya proses kolaborasi antarpemangku kepentingan yang berdampak pada efektivitas pelaksanaan program. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran collaborative governance dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kota Bandung. Secara khusus penelitian ini menganalisis kondisi awal kolaborasi (starting conditions), desain kelembagaan (institutional design), kepemimpinan fasilitatif (facilitative leadership), dan proses kolaboratif (collaborative process) dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas pihak Badan Gizi Nasional, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta pihak-pihak terkait lainnya. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan collaborative governance dalam Program Makan Bergizi Gratis di Kota Bandung telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Kondisi awal kolaborasi menunjukkan masih adanya perbedaan kapasitas sumber daya antaraktor. Desain kelembagaan telah memiliki dasar regulasi yang jelas, tetapi implementasi koordinasi lintas sektor masih memerlukan penguatan. Kepemimpinan fasilitatif Badan Gizi Nasional melalui SPPG telah mampu membangun koordinasi dengan berbagai pihak, meskipun belum merata pada seluruh pelaksanaannya. Sementara itu, proses kolaborasi telah berlangsung melalui dialog, pembangunan kepercayaan, komitmen, dan pemahaman bersama, akan tetapi masih terdapat hambatan komunikasi serta keterlibatan beberapa aktor sehingga diperlukan penguatan sinergi agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Collaborative Governance; Program Makan Bergizi Gratis; Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi |
| Subjects: | Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Muhammad Irfan |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 07:12 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 07:12 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137485 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



