Mardiansyah, Ghiffar (2026) Model komunikasi dakwah di kalangan santri tuli: Studi kasus di Rumah Qur'an Isyarah Arcamanik Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (80kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (262kB) | Preview |
|
|
Text
3_skplagiarisme.pdf Download (264kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (557kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (925kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (647kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian mengenai model komunikasi dakwah yang diterapkan kepada penyandang Tuli dalam pendidikan keagamaan Islam. Rumah Qur'an Isyarah Arcamanik Bandung menjadi salah satu lembaga yang menyelenggarakan pembelajaran agama bagi santri Tuli melalui penggunaan bahasa isyarat dan berbagai bentuk komunikasi visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi dakwah yang diterapkan, proses penggunaan bahasa isyarat dalam penyampaian pesan dakwah, serta bentuk umpan balik santri Tuli selama proses komunikasi berlangsung. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan ustadz, pengelola, serta santri Tuli di Rumah Qur'an Isyarah Arcamanik Bandung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, analisis tematik, interpretasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dakwah di Rumah Qur'an Isyarah membentuk model komunikasi yang bersifat adaptif, visual, dan transaksional. Model tersebut diterapkan melalui pembelajaran Iqra', Al-Qur'an, dan Dirasah Islamiyah dengan memanfaatkan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), Bahasa Isyarat Al-Qur'an, ekspresi wajah, gerakan tubuh, demonstrasi, serta media visual sebagai sarana penyampaian pesan dakwah. Proses komunikasi berlangsung secara dua arah melalui tahapan penyampaian materi, demonstrasi, peniruan, praktik, penyimakan, pemberian umpan balik, dan evaluasi hingga tercapai pemahaman bersama antara ustadz dan santri. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi dakwah tidak hanya berfungsi sebagai proses penyampaian informasi keagamaan, tetapi juga sebagai proses pembentukan makna yang berlangsung secara berkelanjutan sesuai dengan Teori Komunikasi Transaksional Barnlund. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan komunikasi dakwah bagi santri Tuli ditentukan oleh kemampuan komunikator dalam menyesuaikan metode komunikasi dengan karakteristik komunikan melalui pendekatan visual, partisipatif, dan interaktif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan model komunikasi dakwah yang lebih inklusif serta mendukung penyelenggaraan pendidikan Islam yang ramah bagi penyandang disabilitas Tuli.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi Dakwah; Model Komunikasi; Santri Tuli; Bahasa Isyarat; Komunikasi Transaksional |
| Subjects: | Islam > Da'wah Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication Sign Language |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ghiffar Mardiansyah |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 08:04 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 08:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137659 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



