Latifah, Auliya (2026) Implementasi Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penanggulangan risiko kerja pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (94kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (126kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (408kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (173kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (292kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (300kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam pelaksanaan tugas pemadam kebakaran karena pekerjaan yang dilakukan memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan petugas. Risiko tersebut dapat berupa kecelakaan kerja, cedera fisik, maupun paparan bahaya saat kegiatan pemadaman dan penyelamatan. Oleh karena itu, implementasi kebijakan K3 diperlukan untuk meminimalkan risiko kerja dan memberikan perlindungan kepada petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam penanggulangan risiko kerja pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III (1980) yang meliputi empat dimensi yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan K3 secara umum telah berjalan cukup baik namun belum optimal. Dimensi komunikasi terlaksana dengan baik melalui briefing, apel rutin, rapat, dan media komunikasi internal. Dimensi sumber daya telah mendukung pelaksanaan kebijakan, namun belum optimal karena masih terdapat keterbatasan personel dan pelaksanaan Medical Check Up (MCU) yang belum rutin. Dimensi disposisi menunjukkan adanya pemahaman, respons positif, dan komitmen petugas terhadap penerapan K3. Sementara itu, dimensi struktur birokrasi didukung oleh SOP operasional, pembagian tugas yang jelas, serta koordinasi yang baik antarbidang dan instansi terkait, meskipun belum terdapat SOP K3 yang berdiri sendiri. Dengan demikian, implementasi kebijakan K3 telah mendukung upaya penanggulangan risiko kerja petugas pemadam kebakaran, meskipun masih diperlukan peningkatan pada aspek sumber daya, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala, serta penyempurnaan SOP K3 guna mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan K3 di lingkungan organisasi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi Kebijakan; Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3); Risiko Kerja |
| Subjects: | Public Administration > Public Administration in Indonesia Specific Field of Public Administration |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Auliya Latifah |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:30 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



