Gerakan buruh Indonesia di Australia pada Masa Revolusi (1945-1949)

Laksono, Alfian Dwi (2026) Gerakan buruh Indonesia di Australia pada Masa Revolusi (1945-1949). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (386kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (503kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (575kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Revolusi Indonesia tahun 1945-1949 tidak hanya berlangsung melalui perjuangan bersenjata di dalam negeri, tetapi juga melalui berbagai bentuk perlawanan dan solidaritas internasional. Salah satu bentuk dukungan terhadap perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia muncul melalui gerakan boikot buruh Indonesia di Australia terhadap kapal-kapal Belanda. Gerakan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap upaya Belanda mengirimkan logistik, persenjataan, dan kebutuhan militer untuk mempertahankan kembali kekuasaan kolonialnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehadiran serikat buruh Indonesia di Australia, faktor-faktor yang mendorong munculnya gerakan boikot terhadap kapal-kapal Belanda, serta bentuk, mekanisme pelaksanaan, dan pengaruh gerakan tersebut terhadap hubungan Indonesia-Belanda dan perjuangan diplomatik Republik Indonesia pada tahun 1945-1949. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan terdiri atas surat kabar sezaman Australia, dokumen pemerintah, laporan organisasi buruh, arsip internasional, serta berbagai literatur yang berkaitan dengan hubungan Indonesia-Australia dan Revolusi Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran buruh Indonesia di Australia memiliki hubungan erat dengan mobilitas tenaga kerja maritim pada masa kolonial Belanda dan pengalaman kolektif mereka terhadap praktik kolonialisme. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kesadaran nasionalisme dan solidaritas antikolonial mendorong mereka bersama serikat buruh Australia, terutama Waterside Workers’ Federation, untuk melakukan aksi boikot terhadap kapal-kapal Belanda. Gerakan tersebut dilaksanakan melalui penolakan memuat dan membongkar kapal Belanda, penghentian aktivitas pelabuhan, serta koordinasi antarorganisasi buruh di berbagai pelabuhan Australia. Aksi ini memberikan tekanan ekonomi dan politik terhadap Belanda dengan menghambat distribusi logistik kolonial, sekaligus memperkuat dukungan internasional terhadap perjuangan diplomatik Republik Indonesia. Gerakan boikot berakhir pada tahun 1949 setelah tercapainya pengakuan kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Revolusi Indonesia; Gerakan Boikot; Buruh Indonesia di Australia
Subjects: Labor Economics > Labor Union
History of Southeast Asia > Period of Republic
History of Australia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Alfian Dwi Laksono
Date Deposited: 06 Aug 2026 08:05
Last Modified: 06 Aug 2026 08:05
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137778

Actions (login required)

View Item View Item