Negara Pasundan dan respons politik umat Islam Jawabarat dalam proyek federalisasi Belanda 1947-1950

Hariadi, Ahmad Farhan (2026) Negara Pasundan dan respons politik umat Islam Jawabarat dalam proyek federalisasi Belanda 1947-1950. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (30kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarsm.pdf

Download (375kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (664kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (868kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (472kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pembentukan Negara Pasundan pada tahun 1948 merupakan bagian dari kebijakan federalisasi Belanda yang bertujuan melemahkan kedudukan Republik Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan. Kehadiran negara bagian tersebut memunculkan beragam respons dari umat Islam di Jawa Barat karena dipandang berkaitan dengan kepentingan politik kolonial di tengah perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji dinamika pembentukan Negara Pasundan serta berbagai respons yang ditunjukkan oleh organisasi dan tokoh Islam selama periode 1947-1950. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pembentukan Negara Pasundan dan menjelaskan bagaimana respons umat Islam terhadap keberadaan negara tersebut. Rumusan masalah penelitian meliputi proses pembentukan Negara Pasundan sebagai bagian dari proyek federalisasi Belanda serta bentuk-bentuk respons organisasi dan tokoh Islam terhadap eksistensi Negara Pasundan beserta implikasinya terhadap keberlangsungan negara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber-sumber yang digunakan terdiri atas surat kabar sezaman, arsip pemerintahan, serta berbagai dokumen yang berkaitan dengan Negara Pasundan, Darul Islam, APRA, dan dinamika organisasi Islam. Analisis penelitian menggunakan teori gerakan sosial Charles Tilly dan konsep legitimasi politik untuk menjelaskan bentuk-bentuk respons umat Islam terhadap Negara Pasundan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Negara Pasundan merupakan bagian dari proyek federalisasi Belanda di Jawa Barat melalui pembentukan lembaga-lembaga politik dan pemerintahan sebagai tandingan Republik Indonesia. Respons umat Islam terhadap Negara Pasundan tidak bersifat tunggal. Organisasi-organisasi Islam seperti Masyumi, Persatuan Islam (Persis), Persatuan Umat Islam (PUI), dan Gerakan Muslimin Indonesia (GMI) pada umumnya menolak Negara Pasundan karena dianggap bertentangan dengan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tokoh-tokoh seperti K.H. Abdul Halim dan Isa Anshary aktif mendorong gerakan unitarisme, sedangkan S.M. Kartosuwiryo menolak Negara Pasundan melalui gagasan Negara Islam Indonesia. Di sisi lain, A. Hassan dan R.H. Didi Sukardi tercatat pernah terlibat dalam pemerintahan Pasundan. Beragam respons tersebut menunjukkan bahwa umat Islam menjadi salah satu kekuatan politik penting dalam dinamika Jawa Barat pada masa revolusi. Penolakan organisasi-organisasi Islam, menguatnya pengaruh Republik Indonesia, berkembangnya gerakan unitarisme, serta munculnya alternatif politik Islam melalui Darul Islam turut memperlemah legitimasi politik Negara Pasundan dan menjadi salah satu faktor yang mendorong berakhirnya eksistensinya serta mempercepat integrasinya kembali ke dalam Republik Indonesia pada tahun 1950.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Negara Pasundan; Federalisasi Belanda; Umat Islam; Jawa Barat; Respons Politik; Gerakan Sosial
Subjects: Generalities
History of Southeast Asia > Early History of Indonesia
History of Southeast Asia > History of Indonesia
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Ahmad Farhan Hariadi
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:59
Last Modified: 10 Aug 2026 06:59
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/137993

Actions (login required)

View Item View Item