Herawati, Aryana (2026) Integrasi nilai-nilai islam dalam gerakan nasionalisme pemuda: Perspektif jong islamieten bond tahun 1925-1942. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (129kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (163kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (478kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (387kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (664kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya kebutuhan pemuda Muslim pada masa Hindia Belanda untuk memiliki wadah yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan semangat nasionalisme yang sedang berkembang. Kebijakan pendidikan kolonial yang cenderung mengabaikan pendidikan agama Islam serta berkembangnya kesadaran kebangsaan mendorong lahirnya organisasi pemuda Islam modern, yaitu Jong Islamieten Bond (JIB). Organisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi media pembentukan identitas nasional di kalangan pemuda Muslim Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui posisi dan peranan Jong Islamieten Bond dalam sejarah pergerakan pemuda. (2) menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dalam gerakan pemuda Jong Islamieten Bond.mengetahui latar belakang berdirinya Jong Islamieten Bond tahun 1925–1942. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber (ekstern dan intern), interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian diperoleh dari berbagai sumber tertulis berupa buku, jurnal, surat kabar, majalah sezaman, serta sumber visual yang berkaitan dengan aktivitas Jong Islamieten Bond. Analisis data menggunakan teori Nasionalisme Religius dan konsep Modernisasi Islam Kuntowijoyo untuk memahami hubungan antara Islam dan nasionalisme dalam gerakan pemuda JIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jong Islamieten Bond lahir sebagai respons terhadap tantangan modernitas kolonial, keterbatasan pendidikan Islam dalam sistem pendidikan Belanda, berkembangnya gerakan pembaruan Islam, serta meningkatnya kesadaran nasionalisme di kalangan pemuda Indonesia. JIB berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan semangat kebangsaan melalui kegiatan pendidikan, diskusi intelektual, penerbitan media, kaderisasi pemuda, dan partisipasi dalam berbagai forum pergerakan nasional. Nasionalisme yang dikembangkan JIB bukanlah nasionalisme sekuler, melainkan nasionalisme religius yang menjadikan Islam sebagai sumber nilai moral, solidaritas sosial, dan identitas kebangsaan. Melalui pendekatan tersebut, JIB berkontribusi dalam membentuk generasi pemuda Muslim yang memiliki kesadaran keislaman sekaligus komitmen terhadap perjuangan bangsa Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | Organization an Management of History |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Aryana Herawati |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 07:17 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 07:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



