Ma'rufah, Adinda (2026) Efektivitas Afirmative Action 30% perempuan bakal pencalonan: Analisis partai PDIP terhadap penambahan kursi dprd kabupaten Bekasi pada Pemilu legislatif 2024. Sarjana thesis, Uin Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER DINDA 1.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK DINDA.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
Surat pernyataan Keaslian skripsi .pdf Download (497kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI ADINDA 1.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1 A.pdf Download (478kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2 A.pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3 A .pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4 D DINDA .pdf Restricted to Registered users only Download (752kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5 A DINDA .pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
PUSTAKA A DINDA.pdf Restricted to Registered users only Download (259kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN DINDA)
LAMPIRAN A DINDA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kebijakan affirmative action kuota 30% keterwakilan perempuan dalam bakal pencalonan legislatif bertujuan meningkatkan kesetaraan gender dalam politik. Namun, efektivitas kebijakan ini terhadap peningkatan perolehan kursi legislatif partai politik masih menjadi permasalahan. Penelitian ini mengkaji efektivitas affirmative action 30% perempuan dalam bakal pencalonan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap penambahan kursi DPRD Kabupaten Bekasi pada Pemilu Legislatif 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan affirmative action 30% perempuan dalam proses pencalonan legislatif PDIP serta menilai dampaknya terhadap perolehan kursi DPRD Kabupaten Bekasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks elektoral. Kerangka berpikir penelitian ini menggunakan teori efektivitas dan teori feminisme. Teori efektivitas digunakan untuk menilai pencapaian tujuan kebijakan, sedangkan teori feminisme memandang kebijakan kuota sebagai upaya struktural dalam mengurangi ketimpangan gender dan memperkuat representasi politik perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap regulasi pemilu, data pencalonan dan hasil Pemilu Legislatif 2024, serta wawancara dengan pengurus partai dan calon legislatif PDIP di Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDIP telah memenuhi ketentuan kuota 30% perempuan dalam bakal pencalonan legislatif. Kebijakan ini efektif secara administratif, namun belum memberikan dampak signifikan terhadap penambahan kursi DPRD Kabupaten Bekasi. Faktor nomor urut, popularitas calon, dan strategi kampanye masih berpengaruh besar terhadap perolehan kursi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Affirmative Action, Keterwakilan perempuan, PDIP, Pemilu 2024 |
| Subjects: | Political Process > Political Parties Constitutional and Administrative Law > Election Law Social Welfare, Problems and Services |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Adinda Ma'rufah |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:33 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138353 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



