Transformasi fungsi ruang publik menjadi ruang tinggal sementara pada malam hari di Stasiun Cikarang

Dewi, Dewi (2026) Transformasi fungsi ruang publik menjadi ruang tinggal sementara pada malam hari di Stasiun Cikarang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_Sk bebas plagiarisme .pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
7_ Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
8_Bab 4 (1).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
9_ Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_ Daftar Pustaka .pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pemanfaatan Stasiun Cikarang sebagai ruang tinggal sementara pada malam hari menjadi fenomena yang menunjukkan adanya transformasi fungsi ruang publik di lingkungan stasiun. Sejumlah pengguna memanfaatkan ruang tunggu dan berbagai fasilitas stasiun untuk beristirahat, menunggu perjalanan, tidur, beribadah, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa transit. Kondisi ini menunjukkan bahwa stasiun tidak lagi dimanfaatkan semata-mata sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai ruang yang memiliki fungsi sosial lain sesuai kebutuhan penggunanya. Fenomena tersebut memperlihatkan adanya perubahan fungsi ruang yang melampaui fungsi formal yang telah direncanakan oleh pengelola stasiun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi fungsi ruang publik di Stasiun Cikarang sebagai ruang tinggal sementara pada malam hari, serta memahami praktik sosial yang dilakukan oleh para pengguna dalam memanfaatkan ruang tersebut secara lebih mendalam. Penelitian ini didasarkan pada kerangka teori Produksi Ruang Henri Lefebvre yang menekankan hubungan antara representasi ruang (representation of space), praktik spasial (spatial practice), dan ruang representasional (representational spaces). Kerangka teori tersebut digunakan untuk memahami proses transformasi ruang publik menjadi ruang tinggal sementara di Stasiun Cikarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengguna stasiun, pedagang, serta petugas keamanan yang mengetahui aktivitas pengguna pada malam hari. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Stasiun Cikarang mengalami transformasi fungsi ruang melalui praktik sosial yang dilakukan pengguna pada malam hari. Ruang tunggu dan berbagai fasilitas pendukung seperti mushola, toilet, area pengisian daya telepon genggam, serta area komersial dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan istirahat, konsumsi, ibadah, dan aktivitas sehari-hari selama masa transit. Praktik tersebut membentuk pemaknaan baru terhadap stasiun, yang tidak lagi dipahami semata-mata sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai ruang tinggal sementara yang memberikan rasa aman, nyaman, dan mendukung kebutuhan pengguna.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: publik; ruang; transformasi
Subjects: Communities > Urban Communities, Cities
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Dewi
Date Deposited: 17 Aug 2026 22:49
Last Modified: 17 Aug 2026 22:49
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138478

Actions (login required)

View Item View Item