Aliyudin, Muhammad Rizki (2026) Status hukum wakaf kolektif tanah pekuburan : Analisis di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
![]() | There is a more recent version of this item available. |
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (642kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (271kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (223kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf Download (409kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (516kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) |
||
|
Text (BAB V)
8_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (271kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
Abstract
Wakaf merupakan salah satu instrumen hukum Islam yang memiliki fungsi penting dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam pengelolaan harta untuk kepentingan umum dan keagamaan. Salah satu bentuk penyerahan aset yang banyak ditemukan adalah wakaf kolektif tanah kuburan. Praktik di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung menunjukkan masih terdapat tanah wakaf kuburan yang tidak memiliki Akta Ikrar Wakaf (AIW). Praktik wakaf yang dilakukan secara lisan (syafahi) tanpa pencatatan administratif menimbulkan persoalan hukum berupa lemahnya kepastian hukum, kesulitan pembuktian, serta potensi sengketa di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik wakaf tanah kuburan komunal, prosedur sertifikasi Akta Ikrar Wakaf terhadap tanah wakaf kuburan yang tidak memiliki AIW, serta implikasi hukum akibat tidak adanya Akta Ikrar Wakaf di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Penelitian ini juga bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas formal perwakafan. Penelitian ini menggunakan teori wakaf dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Wakaf. Analisis permasalahan juga dibedah menggunakan Teori Maqashid As-Syari'ah yang diformulasikan oleh Imam Asy-Syatibi dan Teori Kepastian Hukum dari Gustav Radbruch yang menekankan pentingnya legalitas serta perlindungan hukum terhadap harta benda wakaf. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis dengan jenis pendekatan yuridis empiris. Penelitian dilakukan melalui studi lapangan di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dengan menghubungkan fakta empiris di lapangan dengan ketentuan hukum wakaf yang berlaku di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan praktik wakaf kolektif tanah pekuburan di Kelurahan Sukaraja mayoritas terlaksana secara lisan (syafahi) tanpa pencatatan formal di hadapan PPAIW, serta terdapat percampuran objek dengan tanah pembelian swadaya masyarakat. Kedudukan hukum wakaf kolektif tersebut dipandang sah menurut syariat Islam lintas mazhab fikih karena kuantitas pewakif tidak menggugurkan keabsahan penyerahan harta keagamaan. Tinjauan hukum positif menilai kedudukan yuridis aset pertanahan ini belum memiliki kepastian hukum sempurna secara de jure akibat ketiadaan Akta Ikrar Wakaf (AIW) resmi. Pemenuhan legalitas formal wajib ditempuh melalui instrumen Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf (APAIW) pada Kantor Urusan Agama (KUA) guna memberikan perlindungan hukum absolut dan menjamin keberlangsungan fungsi sosial makam secara abadi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wakaf; tanah kuburan; akta pengganti akta ikrar wakaf; kepastian hukum; perlindungan hukum. |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Muamalat, Muamalah/Hukum Perdata Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | Muhammad Rizki Aliyudin |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 05:54 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 05:54 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138636 |
Available Versions of this Item
- Status hukum wakaf kolektif tanah pekuburan : Analisis di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. (deposited 21 Aug 2026 05:54) [Currently Displayed]
Actions (login required)
![]() |
View Item |




