Peran elit lokal dalam wacana pemekaran desa Sukamenak : Studi kasus di desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung

Darmawan, Deby Aprillia (2026) Peran elit lokal dalam wacana pemekaran desa Sukamenak : Studi kasus di desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN)
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI.pdf

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (264kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (977kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Wacana pemekaran Desa Sukamenak muncul sebagai tindak lanjut kebijakan penataan desa dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Dalam perkembangannya, pembahasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga melibatkan dinamika politik lokal melalui peran berbagai elit desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis terbentuknya wacana pemekaran Desa Sukamenak, peran elit lokal dalam membentuk wacana tersebut, serta peluang dan tantangan yang dihadapi elit lokal. Penelitian menggunakan Teori Elit Lokal Robert A. Dahl (1961) dan Teori Kontestasi Politik Elmer Eric Schattschneider (1960). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana pemekaran berkembang melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang mempertemukan berbagai pandangan mengenai urgensi pemekaran. Elit lokal berperan sebagai fasilitator, representator aspirasi, penghubung pemerintah dengan masyarakat, serta pemberi pertimbangan dalam proses pembahasan. Peluang elit lokal didukung oleh ruang partisipasi dalam musyawarah, sedangkan tantangannya meliputi perbedaan pandangan, kekhawatiran terhadap perubahan administrasi, dan kesiapan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan untuk tidak melanjutkan pemekaran merupakan hasil musyawarah dan konsensus berbagai elit lokal, bukan dominasi satu aktor.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Elit Lokal; Wacana Pemekaran Desa; Kontestasi Politik; Musdesus.
Subjects: Political dan Government Science > Policy Making
Political Process
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Deby Aprillia Darmawan
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:46
Last Modified: 20 Aug 2026 02:46
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138801

Actions (login required)

View Item View Item