Nur'aini, Sri Syifa and Mawardi, Mawardi and Mardiansyah, Yadi (2026) Metrum, Rima dan Imagery dalam Diwan Jamal Eddin Al-Wahidi. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 13 (1). pp. 14-24. ISSN 23557083
|
Text
artikel sri syifa.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
perkembangan puisi Arab kontemporer di media digital menunjukkan adanya kesinambungan antara tradisi prosodi klasik dan ekspresi emosional modern. Syair Qadaru al-Liqä' dan Häiihi Lamisi karya Jamal Eddin al-Wahidi menjadi salah satu contoh karya yang tetap mempertahankan struktur 'arüd dan qäfiyah, sekaligus menghadirkan imagery yang kuat dan dekat dengan pengalaman emosional generasi muda. Kajian terhadap kedua puisi difokuskan pada analisis 'arüd, qäfiyah, dan imagery untuk melihat hubungan antara struktur prosodik dan pembentukan makna dalam teks. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data berupa bait-bait syair dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Analisis 'arüd dilakukan melalui teknik taqtruntuk mengidentifikasi batr, tafilah, dan zihäf. Analisis qäfiyah difokuskan pada identifikasi rawi, bentuk qäfiyah, serta uyüb al-qäfiyah, sedangkan imagery dianalisis menggunakan pendekatan stilistika untuk mengungkap imagery Visual, intelektual, dan kinestetik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua puisi menggunakan batr al-kämil dengan dominasi tafilah mutafä'ilun. Syair Qadaru al-Liqä' memperlihatkan ritme yang relatif stabil melalui dominasi bentuk sahih dan idmär, sedangkan Häzihi Lamisi menghadirkan variasi ritmis yang lebih dinamis melalui waqas dan khazl. Pada aspek qäfiyah, puisi pertama menggunakan rawi qöf dengan bentuk muqayyadah dan mutlaqah, sementara puisi kedua menggunakan rawi nün dalam bentuk mutlaqah mardüfah mausülah bi mad serta memperlihatkan uyüb al-qäfiyah berupa sinäd hadw. Adapun imagery dalam kedua syair didominasi citraan visual dan kinestetik yang memperkuat suasana kerinduan, kegelisahan, dan penderitaan batin. Keterpaduan ritme, bunyi, dan imagery menunjukkan bahwa unsur prosodi dalam puisi Arab tidak hanya bersifat formal, tetapi juga memiliki fungsi estetik dan ekspresif dalam membangun makna.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jamal Eddin al-Waḥidi; imagery; puisi Arab; qāfiyah; arūḍ |
| Subjects: | Arabic |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Arab |
| Depositing User: | sri syifa |
| Date Deposited: | 23 Aug 2026 08:56 |
| Last Modified: | 23 Aug 2026 08:56 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138842 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



