Strategi pemberdayaan pemuda melalui organisasi karang taruna: Asset Based Community Development di RW.06 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat

Handayani, Handayani (2026) Strategi pemberdayaan pemuda melalui organisasi karang taruna: Asset Based Community Development di RW.06 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
plagiarisme jurusan.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (220kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (777kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN - 2026-08-21T162513.156.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (620kB)

Abstract

Pemberdayaan pemuda merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong partisipasi aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi dan kapasitas pemuda di tingkat lokal. Penelitian ini berfokus pada strategi pemberdayaan pemuda melalui organisasi Karang Taruna di lingkungan RW 06 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga aspek utama, yaitu proses pemberdayaan pemuda, bentuk pengembangan potensi dan kapasitas pemuda, serta hasil pelaksanaan strategi pemberdayaan yang dilakukan oleh Karang Taruna. Landasan teori yang digunakan mengacu pada konsep pemberdayaan menurut Soetomo (2009) yang menekankan pada peningkatan kapasitas, partisipasi, dan kemandirian masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang dikemukakan oleh Kretzmann dan McKnight (1993), yang berfokus pada pemanfaatan aset dan potensi lokal sebagai dasar dalam proses pemberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi serta Fokus Group Disscation (FDG) Informan penelitian dipilih secara purposif, yang terdiri dari Ketua RW, Ketua Karang Taruna, Pemuda, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pemuda melalui karang taruna di RW.06 dengan memperkenalkan pendekatan ABCD cukup berhasil dalam Pengembangan potensi dan kapasitas pemuda dilakukan melalui berbagai program seperti kegiatan olahraga, kesenian, keagamaan, dan gotong royong. Hasil dari pelaksanaan strategi tersebut menunjukkan adanya peningkatan partisipasi pemuda, berkembangnya keterampilan dan kepercayaan diri, serta meningkatnya kepedulian sosial. Selain itu, kegiatan Karang Taruna juga memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat di lingkungan RW 06. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan ABCD sebagai salah satu alternatif pendekatan pemberdayaan berbasis asset yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan program Karang Taruna.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pemberdayaan Pemuda; Karang Taruna; Asset Based Community Development (ABCD); Partisipasi, Pengembangan Kapasitas
Subjects: Social Interaction, Interpersonal Relations
Social Process
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Handayani
Date Deposited: 21 Aug 2026 01:59
Last Modified: 21 Aug 2026 09:25
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/138930

Actions (login required)

View Item View Item