Putra, Diky Permana (2026) Konsep keadilan Gender perspektif Iris Marion Young dan Amina Wadud. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (184kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI)
SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf Download (228kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (304kB) | Preview |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (498kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (534kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan pemikiran mengenai konsep keadilan gender perspektif Iris Marion Young dan Amina Wadud. Latar belakang penelitian ini adalah fakta bahwa ketidakadilan gender masih merupakan masalah yang terus ada dalam berbagai aspek kehidupan, seperti sosial, budaya, politik, dan keagamaan. Meskipun berasal dari tradisi pemikiran yang berbeda, kedua pemikir ini memberikan kritik yang serupa atas berbagai bentuk penindasan terhadap perempuan dan menyajikan ide-ide mengenai pembebasan yang berfokus pada tercapainya keadilan gender. Metode dan pendekatan penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka atau ‘library research’. Sumber primer yang dianalisis dalam penelitian ini adalah karya Iris Marion Young berjudul Justice and the Politics of Difference dan karya Amina Wadud berjudul Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu menggunakan metode hermeneutik-filosofis, refleksi kritis, dan penarikan kesimpulan. Proses analisis ini digunakan untuk memahami, mengeksplorasi, serta menganalisis pemikiran Iris Marion Young dan Amina Wadud tentang konsep keadilan gender secara terstruktur dan secara mendalam. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa gagasan keadilan gender menurut Iris Marion Young berawal dari kritik terhadap struktur sosial yang menciptakan berbagai bentuk penindasan yang didalamnya terdapat konsep yang disebut ‘Five Faces of Oppression’, yaitu eksploitasi, marginalisasi, ketidakberdayaan, imperialisme budaya, dan kekerasan. Young berpendapat bahwa keadilan gender dapat diwujudkan dengan cara mentransformasi struktur sosial, mengakui perbedaan antar kelompok sosial, serta memperluas partisipasi politik bagi mereka yang terpinggirkan. Sebaliknya, Amina Wadud berpandangan bahwa ketidakadilan gender dipengaruhi secara besar oleh dominasi patriarki dalam cara penafsiran teks keagamaan yang sering mengabaikan pengalaman perempuan. Untuk itu, Wadud menawarkan reinterpretasi Al-Qur’an melalui metode hermeneutika kontekstual yang berdasarkan pada prinsip tauhid, keadilan, dan kesetaraan manusia. Penelitian ini menemukan bahwa ketidakadilan gender beroperasi melalui dua dimensi yang saling terkait, yaitu dimensi struktural dan dimensi epistemologis. Dimensi struktural terlihat dalam hubungan kekuasaan, lembaga sosial, dan budaya yang menciptakan subordinasi terhadap perempuan, sementara dimensi epistemologis muncul dalam sistem pengetahuan dan interpretasi yang memberikan legitimasi pada ketimpangan gender. Berdasarkan temuan ini, penelitian menghasilkan sintesis filosofis bahwa keadilan gender hanya dapat dicapai melalui transformasi integratif, yang mencakup perubahan pada struktur sosial dan juga cara pemahaman tentang pengetahuan, nilai, dan otoritas. Dengan demikian, gagasan Iris Marion Young dan Amina Wadud saling melengkapi untuk membangun paradigma keadilan gender yang lebih komprehensif dan relevan bagi masyarakat saat ini.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keadilan Gender; Feminis; Hermeneutika; Five Faces of Oppression; Iris Marion Young; Amina Wadud |
| Subjects: | Other Philosophical Systems and Doctrines > Postmodernism United States and Canada Philosophy Islam > Islam and Philosophy Social Groups > Gender |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Diky Permana Putra |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:38 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:47 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139291 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



