Tsani, M. Dzikri Fauzan (2026) Pemberdayaan Pemuda melalui keterampilan Hidroponik : Asset Based Community Development di kelompok Tani Kebun Jaga Desa Jatiroke Sumedang. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (33kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (22kB) | Preview |
|
|
Text (BEBAS PLAGIARISME)
3_PLAGIARISME.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (120kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_BAB I.pdf Download (255kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (239kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (315kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (29kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Minat generasi muda terhadap sektor pertanian di Indonesia mengalami penurunan yang cukup signifikan, termasuk di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Sebagian besar pemuda di desa ini cenderung memilih bekerja sebagai pegawai swasta, wiraswasta, atau buruh di sektor non-agraris, sehingga regenerasi petani muda menjadi persoalan yang perlu segera diatasi. Menanggapi kondisi tersebut, Kelompok Tani Kebun Jaga mengembangkan program pemberdayaan pemuda melalui keterampilan hidroponik dengan menerapkan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi Desa Jatiroke dalam memberdayakan pemuda melalui Kelompok Tani Kebun Jaga, menganalisis partisipasi pemuda dalam proses pemberdayaan melalui keterampilan hidroponik, serta mengukur tingkat kemandirian pemuda sebagai hasil dari proses pemberdayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat yang dikemukakan oleh Eko Sutoro, yang memandang pemberdayaan sebagai gerakan dan proses berkelanjutan untuk membangkitkan potensi, memperkuat partisipasi, serta membangun kemandirian masyarakat, dengan pendekatan ABCD sebagai kerangka analisis utama dalam mengkaji pemanfaatan aset lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah penafsiran logika yang dihubungkan dengan konteks Pengembangan Masyarakat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Jatiroke memiliki potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, dan kelembagaan yang mendukung pemberdayaan pemuda melalui hidroponik di Kelompok Tani Kebun Jaga. Partisipasi pemuda tampak aktif mulai dari tahap pengenalan, pelaksanaan budidaya, diskusi kelompok, hingga pemasaran hasil panen. Kemandirian yang terbentuk terlihat dari kemampuan pemuda membudidayakan tanaman hidroponik secara mandiri, tumbuhnya minat berwirausaha di bidang pertanian, perubahan pola pikir terhadap sektor pertanian, serta munculnya indikasi regenerasi petani muda di Desa Jatiroke. Secara umum, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pemberdayaan Pemuda melalui Keterampilan Hidroponik dengan pendekatan Asset Based Community Development di Kelompok Tani Kebun Jaga, Desa Jatiroke, Sumedang, berhasil dilaksanakan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan Pemuda; Hidroponik; Asset Based Community Development; Regenerasi Petani |
| Subjects: | Communities Farm, Farming Farm, Farming > Organization and Management of Agriculture |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | M. Dzikri Fauzan Tsani |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:06 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:06 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



