Rahmawati, Siti Nursifa (2026) Penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berbantuan aplikasi desmos untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan Self Efficacy siswa. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (268kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (419kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (205kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (575kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (646kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan koneksi matematis dan self-efficacy siswa akibat pembelajaran matematika yang masih berfokus pada prosedur dan belum optimal dalam mengaitkan konsep secara bermakna. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) berbantuan aplikasi Desmos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan koneksi matematis dan self-efficacy siswa berdasarkan model pembelajaran serta mengetahui pengaruh self-efficacy dan interaksi antara model pembelajaran dengan self-efficacy terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Garut. Sampel penelitian terdiri atas tiga kelas, yaitu kelas VIII A sebagai eksperimen 1 (CORE berbantuan Desmos), VIII B sebagai eksperimen 2 (CORE tanpa Desmos), dan VIII D sebagai kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan angket self-efficacy, kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik dan nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis antar kelompok, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara CORE berbantuan Desmos dan CORE tanpa Desmos. Self-efficacy berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis, namun tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Desmos; Kemampuan Koneksi Matematis; Model CORE; Pembelajaran Matematika; Self-efficacy |
| Subjects: | Applied mathematics |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Matematika |
| Depositing User: | Siti Nursifa Rahmawati |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 07:54 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 07:54 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139498 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



