Raisa, Ghina Arifah (2026) Hubungan antara fatherless dengan gaya attachment pada remaja perempuan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (139kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (209kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (137kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (282kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (604kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (191kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena fatherless di Indonesia, di mana diperkirakan sekitar 15,9 juta anak tumbuh tanpa figur ayah yang aktif. Ketidakhadiran figur ayah pada masa remaja, khususnya usia 15–18 tahun (middle adolescence), diduga berpengaruh terhadap pembentukan gaya kelekatan (attachment style) dalam hubungan interpersonal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi fatherless dengan gaya kelekatan dismissing dan fearful pada remaja perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Subjek penelitian adalah 72 siswi Madrasah Aliyah (MA) Ishlahul Amanah Pangalengan kelas X, XI, dan XII berusia 15–18 tahun yang memenuhi kriteria fatherless (tidak tinggal bersama ayah akibat perceraian, kematian, atau tuntutan pekerjaan). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah Father Involvement Scale (FIS) untuk mengukur variabel fatherless dan Relationship Scales Questionnaire (RSQ) yang dimodifikasi untuk mengukur gaya kelekatan dismissing dan fearful. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara fatherless dengan gaya kelekatan dismissing (r = -0,097; p = 0,419) maupun gaya kelekatan fearful (r = -0,008; p = 0,945). Temuan ini mengindikasikan bahwa ketidakhadiran fisik ayah tidak secara otomatis membentuk pola kelekatan tidak aman (insecure attachment). Hal ini diduga dipengaruhi oleh keberadaan figur pengasuh alternatif yang responsif, pemeliharaan hubungan emosional melalui teknologi komunikasi, serta fungsi protektif lingkungan pendidikan berbasis agama yang berperan sebagai sistem pendukung eksternal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketidakhadiran figur ayah pada remaja perempuan tidak serta-merta membentuk gaya kelekatan tidak aman (insecure attachment), karena adanya faktor protektif dari sistem pendukung lingkungan (support system) dan pengasuh alternatif yang responsif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fatherless; gaya attachment;psikologi perkembangan; psikologi pendidikan; remaja perempuan; Fearful attachment;Dismissing attachment |
| Subjects: | Differential and Developmental Psychology > Child Psychology Education > Psychology of Education |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Program Studi Psikologi |
| Depositing User: | Ghina Arifah Raisa |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 06:58 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 06:58 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



