Solihat, E. Siti Qoriatus (2026) Kedewasaan usia empat puluh tahun pada QS. Al-Aḥqāf ayat 15: Dalam Tafsīr Al-Munīr: Pendekatan psikologi perkembangan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (196kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIAT)
KET. BEBAS PLAGIAT.pdf Download (356kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
||
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (218kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (597kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (177kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (204kB) |
Abstract
Usia empat puluh tahun merupakan fase penting dalam kehidupan manusia karena pada masa ini seseorang diharapkan mencapai kematangan emosional, spiritual, dan intelektual. Al-Qur'an menegaskan hal tersebut dalam QS. Al-Aḥqāf ayat 15 sebagai usia tercapainya kedewasaan yang sempurna (asyuddahū). Namun, fenomena midlife crisis menunjukkan bahwa kematangan tersebut tidak selalu tercapai secara otomatis. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji konsep kedewasaan menurut Syekh Wahbah Az-Zuḥailī dalam Tafsīr Al-Munīr serta mengaitkannya dengan teori psikologi perkembangan modern untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta menganalisis penafsiran QS. Al-Aḥqāf ayat 15 terkait batasan dan karakteristik kedewasaan pada usia empat puluh tahun menurut pandangan Syekh Wahbah Az-Zuḥailī dalam Tafsīr Al-Munīr. Di samping itu, penelitian ini juga berupaya menjelaskan makna kedewasaan yang terkandung dalam ayat tersebut dengan konsep kematangan individu menurut perspektif psikologi perkembangan, sehingga dapat ditemukan keterkaitan antara nilai-nilai Al-Qur'an dan pendekatan ilmiah kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data primer diperoleh dari Tafsīr Al-Munīr karya Syekh Wahbah Az-Zuḥailī, khususnya penafsiran terhadap QS. Al-Aḥqāf ayat 15, serta berbagai literatur psikologi perkembangan yang membahas fase dewasa madya (middle adulthood). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut Wahbah Az-Zuḥailī, usia empat puluh tahun merupakan fase puncak kematangan manusia yang ditandai dengan kesempurnaan akal, kekuatan fisik, dan kedewasaan spiritual. Pada tahap ini individu memiliki kesadaran yang lebih mendalam untuk senantiasa bersyukur kepada Allah, berbakti kepada kedua orang tua, serta memperbanyak amal saleh. Sementara itu, dalam perspektif psikologi perkembangan, usia empat puluh tahun berada pada fase dewasa madya, yaitu masa ketika individu diharapkan mampu mencapai tahap generativity, yakni memberikan kontribusi yang bermakna bagi generasi berikutnya, membangun integritas diri, serta menghadapi berbagai konflik melalui pengelolaan emosi yang lebih stabil dan lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kedewasaan; Usia Empat Puluh Tahun; Tafsīr Al-Munīr; Psikologi Perkembangan; Erik Erikson |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | E. Siti Qoriatus Solihat |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:19 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



