Tauhid, Ahmad Al Ghiffari and Thohir, Ajid and Lestari, Fathia (2026) Voltaire's ambivalent representation of Islam: an intellectual history analysis of the XVIII century Enlightenment. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 10 (1). pp. 292-301. ISSN 2580-8311
|
Archive
Voltaire's Ambivalent.pdf Download (513kB) | Preview |
Abstract
INDONESIA: Sikap kritis Voltaire terhadap agama merupakan diskursus yang kontroversial dalam historiografi intelektual Zaman Pencerahan (Enlightenment), terutama terkait kritik satirisnya terhadap dogma keagamaan dan institusi klerikal. Akan tetapi, posisinya terhadap Islam memperlihatkan karakteristik yang khas dan tidak monolitik, yang selama ini jarang dikaji sebagai tema sentral dalam kajian Voltaire. Dengan menggunakan metode sejarah dan pendekatan sejarah intelektual (intellectual history), penelitian ini melakukan analisis tekstual deskriptif melalui identifikasi, klasifikasi, dan sintesis atas representasi tekstual ambivalensi Voltaire terhadap Islam di sepanjang korpus karyanya dalam konteks intelektual abad ke-18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik dan apresiasi hadir secara simultan tanpa mengikuti pola kronologi linear, serta tidak ditemukan pergeseran sikap yang signifikan sepanjang kariernya. Penelitian ini mengkritisi diskursus-diskursus terdahulu yang cenderung menempatkan Voltaire dalam kerangka dikotomis atau kronologis, dengan menawarkan model analisis yang lebih nuansif untuk memperkaya kajian Voltaire dan sejarah intelektual, khususnya dengan memperlihatkan bagaimana representasi-representasi yang saling bertentangan dapat hidup berdampingan dalam satu korpus karya. ENGLISH: Voltaire's critical stance toward religion constitutes a controversial discourse within Enlightenment intellectual history, particularly regarding his satirical critiques of religious dogma and clerical institutions. However, his position on Islam reveals a unique, non-monolithic characteristic that has rarely been examined as a central theme in Voltaire scholarship. Utilizing the Historical method with an Intellectual History approach, this study conducts a descriptive textual analysis by identifying, classifying, and synthesizing textual representations of Voltaire's ambivalence toward Islam across his corpus within the eighteenth-century intellectual context. The findings indicate that critique and appreciation coexisted simultaneously without a linear chronology, showing no significant shift in his attitude throughout his career. This study challenges previous discourses that have tended to position Voltaire within a dichotomous or chronological framework, offering a more nuanced analytical model that enriches Voltaire scholarship and intellectual history by showing how conflicting representations coexist within a single corpus.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Voltaire; Islam; Ambivalent; Intellectual History |
| Subjects: | Bibliography France Philosophy Islam Islam > Apologetics and Polemics Islam > Islamic History Literature French Literatures |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ahmad Al Ghiffari tauhid |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 06:44 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 06:44 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139702 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



