Perbandingan keterampilan berpikir kritis melalui implementasi model pembelajaran Double Loop Problem Solving dan Problem Based Learning pada materi suhu dan kalor

Muthmainnah, Salsabila (2026) Perbandingan keterampilan berpikir kritis melalui implementasi model pembelajaran Double Loop Problem Solving dan Problem Based Learning pada materi suhu dan kalor. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS)
LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (341kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (461kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran fisika di sekolah, khususnya pada materi suhu dan kalor, masih cenderung berpusat pada guru sehingga peserta didik kurang memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan berpikir kritis dalam memahami konsep yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterlaksanaan pembelajaran, peningkatan keterampilan berpikir kritis, serta perbandingan efektivitas model Double Loop Problem Solving (DLPS) dan Problem Based Learning (PBL) pada materi suhu dan kalor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posttest non-equivalent multiple group design. Sampel ditentukan melalui purposive sampling terhadap peserta didik kelas XI-D SMA Angkasa Bandung sebagai kelas eksperimen I (DLPS) dan kelas XI-C sebagai kelas eksperimen II (PBL), masing-masing 31 peserta didik. Keterlaksanaan pembelajaran diukur menggunakan instrumen AABTLT with SAS, sedangkan peningkatan keterampilan berpikir kritis diukur melalui tes uraian berdasarkan indikator Ennis. Data dianalisis menggunakan N-Gain dan uji hipotesis independent sample t-test setelah data dinyatakan berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran kedua kelas berkategori sangat efektif, dengan rata-rata 88,82% pada kelas DLPS dan 88,38% pada kelas PBL. Peningkatan keterampilan berpikir kritis kedua kelas berkategori tinggi, dengan N-Gain 0,76 pada kelas DLPS dan 0,71 pada kelas PBL, serta proporsi peserta didik berkategori tinggi masing-masing 81% dan 61%. Hasil uji hipotesis memperoleh t hitung 9,61 lebih besar dari t tabel 2,00 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, DLPS dan PBL sama-sama efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi suhu dan kalor, namun terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan di antara keduanya, dengan DLPS menunjukkan capaian yang lebih unggul dibandingkan PBL.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Double Loop Problem Solving; Problem Based Learning; model pembelajaran; keterampilan berpikir kritis; suhu dan kalor
Subjects: Physics
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Fisika
Depositing User: Salsabila Muthmainnah
Date Deposited: 30 Aug 2026 15:11
Last Modified: 30 Aug 2026 15:11
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139745

Actions (login required)

View Item View Item