Abhirama, Muhammad Daffa (2026) Konsep Gender Equality dalam menghadapi fenomena beban ganda (Double Burden) perempuan : Analisis Komparatif Penafsiran Quraish Shihab dan Husein Muhammad terhadap ayat ayat gender. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (162kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (239kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
Surat Keterangan Bebas Plagiarisme.pdf Download (229kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab I.pdf Download (400kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (641kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
Abstract
Fenomena double burden perempuan menunjukkan masih adanya ketimpangan pembagian peran antara ranah domestik dan publik yang kerap dipengaruhi oleh pemahaman keagamaan yang bias gender. Padahal, Al-Qur'an mengajarkan prinsip keadilan dan kesetaraan dalam relasi laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji secara komparatif penafsiran Muhammad Quraish Shihab dan Husein Muhammad terhadap ayat-ayat gender sebagai respons terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran Muhammad Quraish Shihab dan Husein Muhammad terhadap ayat-ayat gender equality, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penafsiran keduanya, serta menjelaskan implikasi penafsiran tersebut dalam memahami gender equality sebagai respons terhadap fenomena double burden perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan metode komparatif. Data primer berasal dari karya-karya Quraish Shihab, seperti Tafsir Al-Misbah, serta karya-karya Husein Muhammad, seperti Islam Agama Ramah Perempuan, Fiqh Perempuan 1, Fiqh Perempuan 2, dan Fiqh Seksualitas. Data sekunder diperoleh dari berbagai literatur terkait kesetaraan gender, tafsir, dan double burden. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) M. Quraish Shihab dan Husein Muhammad sama-sama menegaskan kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam aspek spiritual dan kemanusiaan. (2) Persamaan keduanya terletak pada penekanan nilai keadilan, kemitraan, dan penghormatan terhadap martabat perempuan, sedangkan perbedaannya terdapat pada pendekatan penafsiran, di mana M. Quraish Shihab lebih menekankan pembagian peran yang bersifat komplementer, sementara Husein Muhammad mengedepankan pendekatan kontekstual yang berorientasi pada kesetaraan gender. (3) Penafsiran keduanya berimplikasi bahwa fenomena beban ganda perempuan lebih dipengaruhi oleh konstruksi sosial daripada ajaran Islam, sehingga nilai-nilai Al-Qur'an dapat menjadi landasan dalam membangun relasi keluarga yang adil, setara, dan saling bekerja sama.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Double Burden, Gender Equality; Husein Muhammad; M. Quraish Shihab; Tafsir Al-Qur'an |
| Subjects: | Islam Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Social Groups Social Welfare, Problems and Services Religious Leaders Biography |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Muhammad Daffa Abhirama |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:27 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:27 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



